nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelaporan Viktor Laiskodat ke Bareskrim Tanpa Instruksi Prabowo

Bayu Septianto, Jurnalis · Jum'at 04 Agustus 2017 19:06 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 08 04 337 1750061 pelaporan-viktor-laiskodat-ke-bareskrim-tanpa-instruksi-prabowo-9mDQNYjptP.jpg Wakil Ketua DPR Fadli Zon (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto belum bereaksi menyusul tudingan yang dilakukan Ketua DPP Nasdem Viktor Laiskodat. Kendati, pengurus Gerindra di bawah sudah melakukan langkah hukum dengan melaporkan Viktor ke Bareskrim Mabes Polri.

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, saat ini Prabowo sedang berada di luar negeri, sehingga belum ada instruksi menyikapi persoalan tersebut.

"Belum, Pak Prabowo sedang di luar tapi soal hukum ya kita serahkan saja sesuai dengan mekanisme hukum saja. Itu nanti dari prinsipnya ya dari DPC kek atau dari PAC nanti yang menuntut atau dari sayap ya kita lihat saja," kata Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (4/8/2017).

Mengenai laporan yang sudah dilayangkan ke polisi, Fadli meminta polisi berani untuk memproses hukum Viktor karena ucapannya dinilai telah memenuhi unsur pelanggaran hukum lengkap dengan saksi dan bukti.

"Saya kira harus berani ya. Ini menyangkut kepercayaan masyarakat kepada pihak kepolisian. Terlalu banyak catatan kita terhadap kepolisian pada sejumlah kasus," pungkasnya.

Seperti diketahui, dalam pidatonya di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Viktor menyebut Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Demokrat sebagai partai anti-Pancasila dan mendukung khilafah.

Pengurus Gerindra resmi membuat laporan dengan nomor register LP/773/VIII/2017/Bareskrim tertanggal 04 Agustus 2017. Laporan karena pernyataan Viktor diduga telah memenuhi unsur pencemaran nama baik melalui media elektronik atau tentang penghinaan dan kejahatan tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis.

"Kami hanya menyerahakan bukti-bukti untuk melaporkan Viktor. Kami menyertakan video pidato yang disampaikan oleh Viktor kemudian dari beberapa berita berita di-online kami sertakan juga semua sebagai alat bukti," kata ‎Ketua DPP Gerindra Iwan Sumule ‎di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta, Jumat 4 Agustus 2017.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini