Share

Ngeri! Polisi Sebut 7 Penembak Warga Parigi Diduga Kelompok Teroris

Puteranegara Batubara, Okezone · Jum'at 04 Agustus 2017 14:44 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 04 337 1749804 ngeri-polisi-sebut-7-penembak-warga-parigi-diduga-kelompok-teroris-NxFi8t5tg8.jpg Kepala Biro Penmas Polri, Brigjen Rikwanto (foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto mengungkapkan, penembakan terhadap seorang warga Desa Lobu, Kabupaten Parigi, Moutong Simson alias Suju (37), dilakukan oleh tujuh orang tak dikenal (OTK).

Kejadian ini, dikatakan Rikwanto, diduga dilakukan oleh kelompok teroris di Kabupaten Parigi, Moutong, Sulawesi Tengah. Penembakan itu sendiri berlokasi di pegunungan Poraa, Desa Parigimpuu, Parigi Barat, Parigi Moutong.

"Penembakan diduga dilakukan oleh tujuh OTK," ujar Rikwanto kepada Okezone melalui keterangan tertulisnya, Jumat (4/8/2017).

 (Baca juga: Astaga! Warga Parigi Tewas Ditembak, Pelaku Diduga Sisa Kelompok Santoso)

Lebih dalam, Rikwanto menjelaskan kronologi kejadian tersebut bermula saat korban tengah berada di perkebunan durian. Tiba-tiba salah satu OTK langsung menghadang Suju dengan senjata laras panjang berjarak 1 meter.

Karena ditodong senjata, korban pun langsung merasa kaget dan ketakutan. Kepada korban, OTK itu sempat menanyakan korban hendak pergi ke mana, lalu dijawab korban ingin mengumpulkan buah durian.

"Kemudian OTK itu bertanya, 'Om agama apa?' Agama Islam sambil OTK mengajak korban berjalan naik ke atas mendekat ke arah pohon durian di mana ada para OTK lainnya berada, dan bersalaman sambil berpelukan. Tiba-tiba OTK yang lain berada di atas mengatakan ada yang datang, sehingga ada 3 OTK yang menghadang Suju," papar Rikwanto.

Karena merasa tidak nyaman dan ketakutan, korban pun melakukan perlawanan dan sempat merampas salah satu senjata OTK tersebut. Namun, karena kejadian begitu cepat, korban ternyata sudah menerima tembakan di badannya.

"Mendengar OTK mengatakan tembak saat bunyi letusan tembakan," ujar Rikwanto.

Berdasarkan keterangan para saksi, ciri-ciri OTK itu adalah berambut panjang, membawa ransel besar, memakai sepatu knobol putih. Dua OTK dikatakan membawa senjata laras panjang dan menggunakan pakaian loreng hijau pudar.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini