nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cemarkan Nama Baik, Gerindra Tuntut Viktor Laiskodat Minta Maaf Secara Terbuka

Bayu Septianto, Jurnalis · Jum'at 04 Agustus 2017 13:20 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 08 04 337 1749787 cemarkan-nama-baik-gerindra-tuntut-viktor-laiksodat-minta-maaf-secara-terbuka-0KrSqroBn2.jpg Wasekjen Gerindra Andre Rosiade (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pernyataan Ketua DPP Partai Nasdem Viktor Laiskodat dalam sebuah acara di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dinilai mendiskriditkan Partai Gerindra. Tak tinggal diam, partai besutan Prabowo Subianto itu pun menuntut permohonan maaf secara terbuka.

"Kami menuntut Viktor secara resmi dan terbuka meminta maaf ke Gerindra. Pernyataannya dalam acara di NTT itu justru membuktikan bahwa Viktor anti-Pancasila dan anti-kebhinekaan sesungguhnya," ujar Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Gerindra Andre Rosiade dalam keterangan tertulisnya, Jumat (4/8/2017).

Dalam potongan video yang beredar, Ketua Fraksi Partai Nasdem di DPR itu menyebut Gerindra sebagai salah satu partai yang mendukung ekstremis Islam di Indonesia membentuk negara khilafah. Tak hanya Gerindra, tudingan serupa juga ditujukan terhadap Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Ucapan Viktor itu nyata-nyata pencemaran nama baik ke Gerindra, ke Demokrat, ke PKS, dan ke PAN. Ucapan Viktor sangat jelas berpotensi memicu konflik horizontal karena menyinggung isu agama," tegasnya.

Bukan hanya ke Gerindra, Andre juga meminta kepada Viktor untuk meminta maaf kepada seluruh umat Islam, karena pernyataannya menyinggung umat Islam selaku mayoritas rakyat Indonesia. Kata Andre, video tersebut jelas menggambarkan bahwa Islam adalah agama yang radikal dan ekstrem, serta tidak menghargai perbedaan.

"Itu kan tidak benar, Islam tidak mengajarkan hal seperti itu. Islam itu sangat menghargai perbedaan. Viktor jangan mengomentari mengenai Islam kalau tidak mengetahui secara mendalam tentang Islam. Islam itu agama rahmatan lil'alamin," tuturnya.

Informasi yang diterima, Lembaga Advokasi Hukum DPP Partai Gerindra rencananya akan melaporkan Viktor Laiskodat ke Bareskriim Mabes Polri, Gambir, Jakarta Pusat pada Jumat siang.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini