nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Keren! Punya Program Bupati Lapor Rakyat, Rahasia Kudus Terima Adipura Kencana dari Presiden Jokowi

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Kamis 03 Agustus 2017 08:56 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 08 03 337 1748933 keren-punya-program-bupati-lapor-rakyat-rahasia-kudus-terima-adipura-kencana-dari-presiden-jokowi-K4pIlFcm6L.jpg (Foto: Fakhrizal Fakhri/Okezone)

JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Kudus menjadi salah satu peraih Adipura Kencana dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Adapun penghargaan Adipura Kencana diberikan setelah Kabupaten Kudus meraih pengharaan Adipura sebanyak empat kali.

Bupati Kudus Musthofa m‎engaku, rahasia pihaknya dalam meraih penghargaan tertinggi di bidang lingkungan itu lantaran menjadi kepala daerah yang melapor kepada rakyat.

"Kalau Bapak Presiden terkenal dengan blusukan, saya punya model itu Bupati lapor rakyat. Jadi setiap Rabu malam, saya kumpulkan tokoh masyarakat, kepala desa, hingga pemuda. Di sini saya laporkan kepada mereka, misalnya ada desa dapat dana dan pengawasan itu ada di masyarakat. Jadi, bukan inspektoriat dan lain-lain. Jadi masyarakat itu sendiri yang mengawasi," kata pria yang karib disapa Kang Mus itu, Rabu (2/8/2017).

(Baca Juga: Peringati Hari Lingkungan Hidup, Jokowi Ingatkan Pentingnya Alam)

Ia menjelaskan, berbagai macam persolan lingkungan hidup harus ‎mengikutsertakan warga dalam mencari solusinya. Seperti, ujar dia, menjadikan sampah dari hasil kebutuhan rumah tangga menjadi lebih bernilai.

"Dan kita libatkan partisipasi masyarakat. Jadi partisipasi masyarakat itu bisa sampai 70 persen dan kita hanya sebagai abdi masyarakat itu kerjanya ya hanya mengoptimalkan partisipasi di masyarakat," tuturnya.

Kang Mus bercerita saat pihaknya mampu menekan biaya pembebasan lahan untuk pembangunan jalan. Kala itu, Pemda Kudus mampu menekan pengeluaran hingga Rp500 juta lantaran mengikut sertakan masyarakat dalam setiap permasalahan yang ada di Pemda.

‎"Kalau cerita di luar penghargaan ini, kami pembebasan lahan kami bisa menghemat setengah triliun. Ini salah satu model, mudah-mudahan. Kalau dalam pemerintahan kita bisa merasakan tentu kita juga bisa dirasakan (masyarakat)," terangnya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini