OKEZONE STORY: Mengenal Gelar Bintang Adhi Makayasa Beserta Peraihnya dari Masa ke Masa

Hantoro, Okezone · Minggu 30 Juli 2017 07:30 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 30 337 1746434 news-story-mengenal-gelar-bintang-adhi-makayasa-beserta-peraihnya-dari-masa-ke-masa-DdTbbRCNgB.jpg Penerima penghargaan Adhi Makayasa. (foto: isimewa)

BINTANG Adhi Makayasa merupakan penghargaan yang sangat penting bagi peraihnya. Penganugerahan ini diberikan kepada prajurit lulusan akademi dari setiap matra, yakni Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU), serta Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Para prajurit lulusan terbaik itu diketahui berasal dari instansi pendidikan berbeda-beda. Masing-masing adalah TNI AD dari Akademi Militer Magelang, AL dari Akademi Angkatan Laut Surabaya, AU dari Akademi Angkatan Udara Yogyakarta, dan kepolisian dari Akademi Kepolisian Semarang.

Prajurit-prajurit tersebut adalah yang terbaik serta sangat berprestasi di lembaga. Adhi Makayasa disematkan kepada mereka yang secara seimbang menunjukkan prestasi terbaik di aspek akademis, jasmani, dan kepribadian.

Secara tradisi, Bintang Adhi Makayasa disematkan oleh Presiden Republik Indonesia (RI) pada gelaran Prasetya Perwira (Praspa) dan Sumpah Perwira. Lokasi pemberiannya pun kerap dilakukan di Istana Merdeka, atau bisa juga di tempat-tempat lain yang dirasa penting.

(Baca: FOKUS: Kegagalan Jadi Pemicu Putra Petani Lulus Terbaik hingga Raih Adhi Makayasa)

Sejumlah toko nasional yang dahulu berstatus pelajar di akademi matra tersebut juga pernah meraih Bintang Adhi Makayasa. Sebut saja Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan (Akmil 1970), mantan Menteri Perindustrian Perdagangan, mantan Dubes RI untuk Singapura, mantan Kepala Staf Kepresidenan, mantan Menko Polhukam, dan Menko Kemaritiman. Lalu Jenderal TNI (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono (Akmil 1973), presiden keenam RI.

Selanjutnya ada Jenderal (Purn) Drs Sutanto (Akpol 1973), kepala Kepolisian RI 2005โ€“2008. Kemudian Jenderal TNI (Purn) Moeldoko (Akmil 1981), Panglima TNI 2013โ€“2015. Jenderal (Purn) Badrodin Haiti (Akpol 1982), Kapolri 2015โ€“2016. Kapolri saat ini, Jenderal Tito Karnavian (Akpol 1987). Kemudian Mayor Infanteri (Purn) Agus Harimurti Yudhoyono (Akmil 2000), putra dari mantan Presiden SBY.

Tidak ada yang menyangka, prajurit-prajurit akademi berprestasi peraih Bintang Adhi Makayasa pada suatu hari kelak menjadi orang penting di negeri ini. Memang pada dasarnya kemampuan intelegensia mereka di atas dari rekan-rekan pada masanya. Jadi, sudah menjadi suratan takdir bahwa posisi berharga dan predikat tokoh nasional, bahkan internasional, pantas dipikul.

Sementara itu ternyata ada hal-hal menarik lainnya dari sisi para penerima Bintang Adhi Makayasa. Mayoritas dari mereka yang meraihnya adalah prajurit-prajurit yang berasal dari kalangan sederhana, atau bahkan bisa dikatakan kurang mampu.

(Baca: Hebat! 2 Anak Petani Ini Terima Penghargaan Adhi Makayasa dari Presiden Jokowi)

Sebut saja Kapolri saat ini, Jenderal Tito Karnavian. Ia diketahui berasal dari keluarga sederhana di Palembang, Sumatera Selatan. Bahkan saat dahulu lulus tes Akabri โ€“ketika polisi masih satu instansi dengan TNIโ€“ Tito hanya mampu dibekali Rp12 ribu untuk mengenyam pendidikan selama 4 tahun di Magelang. Tapi siapa sangka, Jenderal Tito Karnavian kini menjadi orang hebat yang memimpin Korps Bhayangkara.

Kemudian lanjut lagi pada tahun ini, dua anak petani dari Lamongan, Jawa Timur; dan Bantul, DI Yogyakarta; menerima penghargaan Adhi Makayasa dari Presiden Joko Widodo. Pertama adalah Letda Laut (T) Samsul Huda, S.T.Han (23), putera ketiga dari Bapak Slamet dan Ibu Srikanah yang merupakan petani di Dusun Tutup, Desa Sidodowo, Kabupaten Lamongan. Dalam meraih Bintang Adhi Makayasa 2017, Samsul mengungguli 94 calon perwira berprestasi lainnya, setelah lulus dengan predikat cumlaude sebagai peraih predikat terbaik korps teknik. Ia diketahui terdaftar di Program Pendidikan Teknik Mesin Kapal Perang Akademi AL.

Lalu putra petani kedua yang meraih Bintang Adhi Makayasa 2017 yakni Letda Inf Bernardinus Yoga Kristian, S.T.Han (22). Ia adalah putra dari Bapak Yunianto serta Ibu Chatarina Suharyanti yang juga berprofesi sebagai petani, dan berasal dari Sumbermulyo Bambang Lipuro, Kabupaten Bantul.

Jadi, pantas jika diperkirakan mereka yang mendapat penghargaan Bintang Adhi Makayasa bukanlah prajurit biasa. Posisi besar serta penting di negeri ini kemungkinan diamanatkan kepadanya. Atau juga, arah kemajuan serta hal-hal substansi di bangsa Indonesia bisa bergantung pada dirinya. (erh)

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini