Share

Pelajar Nonton Video Porno di Kelas, DPR: Peringatan Keras bagi Guru!

Bayu Septianto, Okezone · Rabu 26 Juli 2017 16:32 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 26 337 1744365 pelajar-nonton-video-porno-di-kelas-dpr-peringatan-keras-bagi-guru-DZ4dAQW2IW.jpg Anggota Komisi X DPR Ledia Hanifa (Foto: Okezone)

JAKARTA - Foto memperlihatkan pelajar SMA tengah menonton film porno menggunakan proyektor di ruang kelas viral di media sosial. Sontak, hal tersebut menuai reaksi berbagai kalangan.

Menurut anggota Komisi X DPR RI Ledia Hanifa, terjadinya peristiwa tersebut menjadi peringatan keras kepada guru dan pihak sekolah. Pasalnya, kejadian tersebut terjadi di lingkungan sekolah yang mestinya berada dalam pengawasan guru maupun pihak sekolah.

"Jika video itu ditonton di sekolah, maka peringatan keras pada guru dan sekolah yang tidak mampu mendeteksi dini perilaku menyimpang ini," ucap Ledia kepada Okezone, Rabu (26/7/2017).

Ledia mengungkapkan, idealnya guru yang bertindak sebagai wali kelas harus selalu memantau siswa-siswinya. Bahkan, menurutnya wali kelas harus selalu berada di dalam kelas.

"Bukan untuk memata-matai, tetapi untuk memastikan ketercapaian tugas perkembangan masing-masing anak," ujarnya.

Kepada pihak kepolisian, Ledia meminta agar menelusuri peristiwa tersebut. "Telusuri dengan seksama oleh polisi bagaimana kejadian sebenarnya," katanya.

Sementara untuk siswanya, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengungkapkan, perlu adanya rehabilitasi psikologis sehingga kebiasaaan semacam itu tak terulang lagi.

"Begitu ketahuan siapa saja yang menonton segera direhabilitasi psikologis. Menonton materi pornografi dapat menimbulkan adiksi," pungkasnya.

Diketahui, foto nonton porno bareng tersebut diunggah oleh akun Facebook "Gua Sahrul Gunawan" pada 23 Juli 2017 pukul 19.16 WIB. Foto tersebut disertai caption “Ga ada guru? Hajar kuy :v.”

Sayangnya tidak diketahui di mana lokasi kejadian tersebut. Penemuan kejadian tidak mendidik tersebut lantas dilaporkan pengguna Facebook lain bernama Andi Awal dengan mengadukan ke 'Halo Polisi' pada Senin 24 Juli pukul 23.56 WIB.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini