Eks Komisioner KPK Klarifikasi Tudingan Terima Uang Rp1 M dari Nazaruddin

Agregasi Sindonews.com, · Selasa 25 Juli 2017 12:53 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 25 337 1743452 eks-komisioner-kpk-klarifikasi-tudingan-terima-uang-rp1-m-dari-nazaruddin-gU8nNHq2y6.jpg Adnan Pandu Praja (Foto: Okezone)

JAKARTA - Mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Adnan Pandu Praja memberikan klarifikasi terhadap apa yang disampaikan Yulianis di sidang Pansus Angket, 24 Juli 2017.

Dalam sidang pansus angket tersebut, Yulianis menyebut Adnan Pandu menerima uang Rp1 miliar dari mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M Nazaruddin.

"Saya terkejut, tiba-tiba Yulianis menyebut nama saya di sidang pansus angket tersebut. Saya disebut menerima uang Rp1 miliar. Sesuatu yang tentu saja tidak benar," kata Adnan melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (25/7/2017).

Setelah mencermati informasi pemberitaan, Adnan menilai, Yulianis menyampaikan keterangan dari apa yang dia dengar dari orang lain, bukan kesaksian yang seperti biasa disampaikan Yulianis di pengadilan.

"Biasanya yang saya ketahui, Yulianis menyampaikan kesaksian tentang catatan keuangannya, menyebut nama dan memberikan informasi lansung yang dia ketahui. Tapi kali ini, Yulianis mengatakan dia mendengar dari orang lain bahwa saya menerima uang," ucap Adnan.

Adnan menjelaskan, keterangan Yulianis disebut hear say atau testimonium de auditu. Menurutnya, kesaksian seperti ini tidak bisa dijadikan alat bukti. Seharusnya keterangan Yulianis diungkap sekaligus pada saat dia masih aktif di KPK.

"Pada prinsipnya saya ingin mengatakan, bahwa di KPK ada mekanisme yang bisa memastikan satu orang komisioner tidak akan dapat mempengaruhi penanganan perkara tertentu. Apalagi kasus Nazaruddin sendiri masih terus berjalan saat saya masih menjabat dan hingga sekarang," tegas Adnan.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini