nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Di Hadapan Ribuan Anak, Presiden Jokowi Minta Bully Dihentikan

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis · Minggu 23 Juli 2017 10:57 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 07 23 337 1742260 dihadapan-ribuan-anak-presiden-jokowi-minta-bully-dihentikan-Dam1Oxa2p4.jpg Presiden Joko Widodo (Dok. Okezone.com)

PEKANBARU - Maraknya aksi bully di kalangan pelajar khususnya anak-anak yang tergambar jelas di beberapa video sempat viral akhir-akhir ini membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) ikut berkomentar.

Di hadapan ribuan anak saat menghadiri acara puncak Hari Anak Nasional (HAN) 2017 di halaman Gedung Daerah Pemerintah Propinsi Riau di Pekanbaru, Jokowi meminta anak-anak Indonesia untuk menghentikan bully karena sangat merugikan orang.

"Anak-anak setuju kan untuk menghentikan bully?" ucap Presiden di hadapan ribuan anak, Minggu (23/7/2017).

Pernyataan pidato Jokowi tentang penghentian bully ini disambut anak-anak dengan pernyataan setuju. "Setuju Pak Presiden," teriak anak anak serentak.

Jokowi menekankan pentingnya saling tolong-menolong dan berbuat baik kepada sesama.

"Tidak boleh mencemooh, mengolok-olok, menghina teman-teman. Kita harus saling tolong -menolong. Jika ada teman yang sakit harus dikunjungi," ujarnya.

Setelah menghadiri puncak peringatan HAN 2017, Presiden Jokowi akan menuju Stadion Kaharudin Nasution (Rumbai) untuk menyerahkan sertifikat hak atas tanah program strategis nasional.

Kunjungan kerja ke Pekanbaru ini juga dimanfaatkan Kepala Negara untuk meninjau pembangunan proyek pembangunan jalan tol trans Sumatera ruas Pekanbaru-Dumai, Kota Pekanbaru.

Agenda terakhir Presiden Jokowi sebelum kembali ke Jakarta adalah meninjau lokasi proyek program sejuta rumah di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

Selanjutnya, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana menuju Bandara Sultan Syarif Kasim II, Kota Pekanbaru untuk melanjutkan perjalanan kembali ke Jakarta dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1. (fin)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini