nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Paripurna Dibuka, Voting 5 Isu Krusial RUU Pemilu Dilakukan Malam Ini

Bayu Septianto, Jurnalis · Kamis 20 Juli 2017 23:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 07 20 337 1741040 paripurna-dibuka-voting-lima-isu-krusial-dilakukan-malam-ini-smzEeuQwKn.jpg

JAKARTA - Setelah melakukan skors dan lobi panjang lebih dari delapan jam, sidang paripurna DPR untuk pengambilan keputusan RUU Pemilu, akhirnya dimulai. Pimpinan rapat paripurna, Fadli Zon mencabut skorsingnya sekira pukul 22.30, Kamis (20/7/2017).

Pimpinan paripurna Fadli Zon mengatakan, hasil lobi menyepakati 573 pasal di luar lima isu krusial. Dari lobi itu juga, disepakati lima paket dikerucutkan menjadi dua, yakni, paket A dan B saja.

Paket A, yakni ambang batas pencalonan presiden 20 - 25 persen, parliamentary threshold 4 persen, sistem pemilu terbuka, alokasi kursi per dapil 3-10 dan konversi suara menggunakan saint lague murni.

Sedangkan paket B ambang batas pencalonan presiden nol persen, parliamentary threshold 4 persen, sistem pemilu terbuka, alokasi kursi per dapil 3-10 dan konversi suara menggunakan kuota hare.

Namun, sebelum voting dua paket dilakukan, Fadli menawarkan waktu pengambilan keputusan, apakah malam ini juga atau pada Senin pekan depan. Hal ini menyusul ada dua aspirasi yang muncul saat dilakukannya lobi-lobi.

"Untuk waktu pengambilan keputusan apakah malam ini atau ditunda hingga Senin?" tanya Fadli Zon kepada para amggota DPR.

Saat ini fraksi-fraksi tengah menyampaikan pandangan terkait penentuan waktu. Hampir Seluruh fraksi pendukung pemerintah, kecuali PAN memilih untuk voting pada malam ini. Sementara PAN ingin voting pada Senin pekan depan.

Ketua Fraksi Partai Gerindra, Ahmad Muzani juga menyepakati pengambilan suara dilakukan  malam ini juga. Hal ini diikuti partai Demokrat.

"Setelah melalui mekanisme, apakah pengambilan keputusan dilakukan malam ini? Tanya Fadli.

"Setuju," teriak sebagian anggota.

Seperti diketahui, hingga kini, sebanyak enam fraksi yaitu PDIP, Golkar, PKB, PPP, Nasdem dan Hanura sudah sepakat terhadap opsi paket A. Sedangkan Gerindra, PKS dan Demokrat berkukuh dengan opsi paket B. Sementara PAN memilih jalan tengah dengan opsi C.

Adapun peta ketiga opsi yang mengerucut pada malam ini yaitu:

1. Paket A

- Ambang batas presiden: 20/25 persen

- Ambang batas parlemen: 4 persen

- Sistem pemilu: terbuka

- Besaran kursi: 3-10

- Konversi suara: sainte lague murni

2. Paket B

- Ambang batas presiden: 0 persen

- Ambang batas parlemen: 4 persen

- Sistem pemilu: terbuka

- Besaran kursi: 3-10

- Konversi suara: kuota hare

(sym)

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini