nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mendikbud Sebut Kasus Bullying Thamrin City Konflik Pertemanan

Fahreza Rizky, Jurnalis · Selasa 18 Juli 2017 16:14 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 07 18 337 1739082 mendikbud-sebut-kasus-bullying-thamrin-city-konflik-pertemanan-pEWe8DiogA.jpg Foto: Istimewa

JAKARTA - Aksi bullying atau perundungan yang melibatkan siswa SD dan SMP terjadi di pusat perbelanjaan Thamrin City, beberapa waktu lalu. Ternyata, pelaku bullying dan korban merupakan teman dekat.

"Ini konteksnya mereka itu berteman, semuanya teman dan mereka dari SD dan sekarang baru masuk satu minggu di SMP (273) ini," kata Mendikbud Muhadjir Effendy usai melakukan pertemuan dengan Disdik DKI dan Kepsek SMP 273, di SMP 273, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (18/7/2017).

Adapun terkait lokasi kejadian yang berada di Thamrin City, itu disebabkan karena orangtua pelaku dan korban sama-sama bekerja di pusat perbelanjaan di kawasan jantung Ibu Kota tersebut. Korban dan pelaku melakukan pertemuan hingga berujung pada kasus bullying.

‎"Jadi ini sebetulnya anak anak SD yang biasa main bersama di Thamrin City, karena kebetulan orangtuanya banyak yang kerja di tempat itu," ucap Mantan Rektor UMM ini.

Korban dan pelaku bullying, kata Muhadjir, merupakan teman dekat. Itu terlihat ‎dari kebersamaan mereka dalam aktivitas sehari-hari. "Karena mereka sebetulnya berteman. Yang jadi korban itu sering tidur di tempatnya pelaku. Makan di situ juga. Mohon maaf ini sudah jangan dibesarkan lagi," tutur dia.

Sekadar informasi, video sekelompok pelajar berseragam SMP tengah melakukan dugaan tindak kekerasan terhadap pelajar lainnya viral di media sosial beberapa waktu lalu. Peristiwa itu terjadi di kawasan pusat perbelanjaan Thamrin City, Jakarta Pusat.

Para pelaku berseragam putih biru tampak menjambak dan menganiaya korban yang juga pelajar hingga tersungkur ke bawah. Mereka juga memukul korban. Setelah puas memukul dan menjambak, para pelaku meminta korban mencium tangan mereka. Kejadian perundungan itu juga direkam oleh siswa yang berada di lokasi.

(ran)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini