nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Korupsi Proyek Monitoring Satelit, Deputi Bakamla Divonis 4,3 Tahun Penjara

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Senin 17 Juli 2017 13:14 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 07 17 337 1737981 korupsi-proyek-monitoring-satelit-deputi-bakamla-divonis-4-3-tahun-penjara-84k2rrmfYP.jpg Deputi Informasi Hukum dan Kerjasama Bakamla Eko Susilo di KPK (Antara)

JAKARTA - Majelis Hakim Pengadilan Tipikor memvonis Deputi Informasi, Hukum dan Kerjasama Badan Keamanan Laut (Bakamla) Eko Susilo Hadi dengan hukuman 4 tahun 3 bulan penjara dan denda Rp200 juta dengan subsidair 2 bulan kurungan. Eko dinyatakan terbukti bersalah melakukan korupsi dalam proyek pengadaan monitoring satelit Bakamla.

"Menyatakan terdakwa Eko Susilo Hadi terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut," kata Ketua Majelis Hakim Yohanes Priyana di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (17/7/2017).

Mejalis menyatakan Eko Susilo terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 12 huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tipikor Juncto Pasal 55 Ayat 1 ke 1 Juncto Pasal 64 Ayat 1 KHUP.

Keputusan hakim lebih ringan dibandingkan dengan tuntutan jaksa KPK yang meminta hukuman 5 tahun penjara dan denda Rp250 juta subsidair 3 bulan kurungan.

Hal yang meringankan Eko Susilo di antaranya berkelakuan baik selama proses persidangan dan menyesali perbuatannya.

Kemudian hal memberatkan vonis Eko Susilo, menurut hakim, karena terdakwa tidak mendukung upaya pemerintah dalam memberantas korupsi. Perbuatannya juga bertentangan dengan cita-cita reformasi yang ingin menghapus praktik korupsi, kolusi dan nepotisme.

Dalam fakta hukum di persidangan terungkap, Eko terbukti menerima suap dari PT Melati Technofo Indonesia sebanyak 10.000 dollar AS, 10.000 Euro, 100.000 dollar Singapura, dan 78.500 dollar AS. Suap tersebut terkait pengadaan monitoring satelit di Bakamla.

Majelis hakim menolak permohonan Eko sebagai justice collaborator. Sebab hingga proses penuntutan, tidak ada tindak lanjut atas permohonan tersebut. "Maka permohonan terdakwa tidak akan dipertimbangkan lebih lanjut," kata hakim.

Usai divonis, Eko Susilo menegaskan menerima keputusan hakim. "Pendirian saya sendiri saya menerima putusan yang baru saja dibacakan," ujar Eko.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini