nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pertama Sepanjang Sejarah, KPK Tetapkan PT DGI sebagai Tersangka Korupsi Koorporasi

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Jum'at 14 Juli 2017 15:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 07 14 337 1736349 pertama-sepanjang-sejarah-kpk-tetapkan-pt-dgi-sebagai-tersangka-korupsi-koorporasi-j2UXIyGSvd.jpg Gedung KPK di Kuningan, Jakarta Selatan (Antara)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan PT Duta Graha Indah (PT DGI) sebagai tersangka tindak pidana korupsi koorporasi. PT DGI dijerat terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Khusus pada Universitas Udayana Bali.

Hal tersebut mengemuka setelah adanya surat panggilan pemeriksaan terhadap Wakil Gubernur Jakarta terpilih Sandiaga Salahuddin Uno, Jumat (14/7/2017). Dalam surat panggilan pemeriksaan tersebut, Sandiaga diperiksa ‎untuk tersangka PT DGI.

Dalam surat tersebut tertuang Sandiaga Salahuddin Uno akan dimintai keterangannya sebagai saksi dalam penyidikan perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi terkait pekerjaan pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Khusus Universitas Udayana‎, tahun 2009-2010.

Sandi diperiksa untuk tersangka PT DGI yang kini berubah nama menjadi PT Nusa Konstruksi ‎Enjinering. Dalam hal ini, PT DGI selaku konstruksi dijerat Pasal 2 Ayat 1 dan atau Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tipikor, sebagaiman telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.

‎Sandiaga kini selesai diperiksa penyidik KPK sebagai saksi. Sandi mengakui ia diperiksa kali ini untuk tersangka PT DGI. Dia berjanji akan kooperatif memberikan keterangan kepada penyidik untuk membersihkan dunia usaha dari ‎tindak pidana korupsi.

"Kami akan tetap mendukung langkah-langkah penegakan hukum dan gerakan membersihkan praktik dunia usaha dan pemerintah dari korupsi, kita dukung terus," kata Sandi usai diperiksa di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.

Sebagaimana diketahui, penetapan PT DGI sebagai tersangka korupsi koorporasi baru kali ini dilakukan KPK setelah keluarnya Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 13 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penanganan Tindak Pidana Korupsi oleh Koorporasi. ‎Perma tersebut resmi menjadi senjata baru lembaga antirasuah untuk menjerat koorporasi yang terlibat perkara korupsi.

‎Namun, pihak KPK belum mengumumkan secara resmi terkait penetapan tersangka korupsi koorporasi terhadap PT DGI terkait kasus korupsi Rumah Sakit Khusus Universitas Udayana.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini