nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelaku Pembacokan Ahli IT Hermansyah Terancam 12 Tahun Penjara

Dara Purnama, Jurnalis · Rabu 12 Juli 2017 18:33 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 07 12 337 1734802 pelaku-pembacokan-ahli-it-hermansyah-terancam-12-tahun-penjara-F6VcmXlRLV.jpg Kabag Penum Mabes Polri Kombes Martinus Sitompul (Salsabila/Okezone)

JAKARTA - Dua pelaku pengeroyokan sekaligus pembacokan terhadap ahli telematika ITB Hermansyah berhasil ditangkap polisi di Depok, Jawa Barat. Kedua pria penagih utang (debt collector) terancam 12 tahun penjara.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan, hingga kini polisi masih terus menyelidiki apakah dalam keseharian pelaku saat bekerja selalu membawa senjata tajam untuk menagih utang. Jika terbukti, maka pasal yang diberlakukan kepada pelaku akan ditambah dengan pelanggaran Undang-Undang Darurat.

"Jadi pelaku sering bawa senjata tajam itu masih dalam penyelidikan. Kalau terbukti ya kita juncto kan dengan Undang-undang Darurat," kata Martinus di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (12/7/2017).

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini memaparkan, saat ini tersangka disangkakan dengan Pasal 170 KUHP mengenai penganiayaan berat. Ancaman hukuman maksimalnya adalah tujuh tahun. Namun jika terbukti kerap membawa senjata tajam maka ancaman hukuman di Undang-Undang Darurat itu maksimal 12 tahun.

"Jadi jika penganiayan berat itu dijunctokan maka ancaman maksimal 12 tahun. Itu teknik penyidiklah yang melakukan investigasi nantinya," pungkasnya.

Sebelumnya Irwasda Polda Metro Jaya Kombes Kamarul Zaman mengatakan dua pelaku yang berhasil ditangkap berprofesi sebagai debt collector di wilayah Depok.

"Pelaku utamanya Lauren Paliyama, dia menganiaya Hermansyah hingga terluka. Pelaku lain yang kami tangkap bernama Edwin Hitipeuw. Mereka bekerja swasta sebagai debt collector," kata Kamarul di Mapolresta Depok.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini