nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

JK: Jangan Karena Alasannya Macet Kita Mau Pindah Ibu Kota!

Reni Lestari, Jurnalis · Jum'at 07 Juli 2017 14:43 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 07 07 337 1730963 jk-jangan-karena-alasannya-macet-kita-mau-pindah-ibu-kota-695zZiDjiF.jpg Wakil Presiden Jusuf Kalla (Foto: dok. Antara)

JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan, tidak mudah melakukan pemindahan ibu kota atau pusat pemerintahan. Dibutuhkan kajian mendalam untuk mempersiapkan wacana ini.

JK pun menegaskan, pemindahan ibu kota bukanlah solusi untuk kemacetan dan banjir yang sudah menjadi masalah pokok warga Jakarta. Wacana pemindahan ibu kota salah satunya untuk memunculkan pusat ekonomi baru.

Sedangkan, masalah kemacetan dan banjir harus tetap di atasi dengan solusi yang tepat. "Jangan karena alasannya macet itu, kita mau pindah (pinda ibu kota negara-red), jangan! Kalau macet ya selesaikan macetnya. Bukan selesaikan ibu kotanya (untuk dipindah-red), perbaiki dan percepat MRT, LRT, percepat bus," kata JK di Istana Wapres, Jakarta, Jumat (7/7/2017).

"Kalau banjir ya perbaiki drainase. Karena kalau pindah pun pasti tetap banjir juga kalau kita tidak perbaiki drainase dengan cepat," lanjut JK.

Selain itu, masalah utama yang harus dipersiapkan adalah soal anggaran. "Ini suatu upaya besar betul yang harus dikaji dengan betul khususnya dalam keadaan sekarang ini, di mana keuangan negara tidak terlalu baik. Tidak berarti tiba-tiba tahun depan tiba-tiba mau pindah, tidak," terangnya.

JK menyebut, pemerintah membutuhan waktu paling tidak 10 tahun untuk mempersiapkan pemindahan ibu kota. Selain itu, ratusan ribu unit rumah juga harus disiapkan untuk para pegawai.

"Karena pegawai pusat itu 900 ribu, rumahnya bagaimana? kantornya bagaimana? istana bagaimana? DPR bagaimana? markas tentara, jaksa agung, BI. Itu semua itu uang buat memindahkannya bagaimana?" kata dia.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini