Perindo Banggai Gelar Dialog, Sejumlah Pakar Sepakat Tak Ada Ancaman di SMS Hary Tanoe

Zulfikarnain, Okezone · Kamis 06 Juli 2017 06:50 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 06 337 1729700 perindo-banggai-gelar-dialog-sejumlah-pakar-sepakat-tak-ada-ancaman-di-sms-hary-tanoe-rLNjRdqexb.jpg Diskusi yang diselenggarakan Perindo Banggai. (Foto: Zulfikarnain/Okezone)

MAKASSAR – Pasca-penetapan tersangka kepada Hary Tanoesoedibjo dalam kasus pesan singkat (SMS) ke Jaksa Yulianto, dukungan pun terus mengalir untuk Ketua Umum Partai Perindo tersebut. Salah satunya dari sayap Partai Perindo Banggai, Sulawesi Tengah, yang menggelar Debat Publik 'Menakar Unsur Pidana SMS HT ke Jaksa Yulianto'.

Dialog ini menghadirkan praktisi hukum, pengamat, polisi, pengamat politik, dan ahli bahasa. Kegiatan dilaksanakan di Kedai Kopi Dien, Kabupaten Banggai, Sulteng, pada Rabu 5 Juli 2017 malam.

"Kesimpulan yang bisa kita ambil dalam debat publik malam ini pada babak pertama adalah semuanya tidak sepakat bahwa ada indiksasi pidana dalam kasus Pak Hary Tanoe. Bahkan oleh narasumber praktisi hukum pidana dengan tegas menyampaikan bahwa tidak ada unsur pidana," kata Rahman Sawiru, ketua DPD Pemuda Perindo Banggai, Sulteng.

Meski begitu, Rahman dan pengurus lainnya tetap menghargai keputusan hukum yang sedang berjalan. Ia pun yakin kasus ini akan berhenti lantaran tidak cukup bukti.

"Pastinya kasus Pak Hary Tanoe akan di-SP3-kan karena tidak memenuhi beberapa alat bukti yang memenuhi unsur pidana," pungkas Rahman Sawiru.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini