Anggota DPRD Bekasi Akui Jadi Penghubung Suap Yudi Widiana dan Aseng

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 08 Juni 2017 21:50 WIB
https: img.okezone.com content 2017 06 08 337 1711418 anggota-dprd-bekasi-akui-jadi-penghubung-suap-yudi-widiana-dan-aseng-Q5I6tQanzU.jpg Anggota DPRD Bekasi Muhammad Kurniawan saat bersaksi di Pengadilan Tipikor. (Arie Dwi Satrio)

JAKARTA - ‎Anggota DPRD Kota Bekasi fraksi PKS, Muhammad Kurniawan, mengakui sempat menjadi penghubung uang dugaan suap proyek pembangunan jalan dari Komisaris PT Cahaya Mas Perkasa, So Kok Seng alias Aseng ke mantan Anggota Komisi V Fraksi PKS, Yudi Widiana Adia.

Diakui Kurniawan, Yudi Widiana merupakan seniornya di Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Oleh karena itu, Kurniawan yang merasa sebagai bawahannya Yudi Widiana di partai, mau menjalankan tugasnya sebagai penghubung suap.

"Dia (Yudi Widiana) senior di partai. ‎Beliau juga sebagai anggota DPR di Komisi V," kata Kurniawan saat bersaksi untuk terdakwa Aseng di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (8/6/2017).

Kurniawan menjelaskan, awal mula kedekatannya dengan Yudi Widiana. Pada 2014, kata Kurniawan, Yudi sering memanggilnya untuk sekadar ngobrol santai ataupun membicarakan proyek jalan pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR) yang kini tengah diusut KPK lantaran adanya dugaan korupsi.

Tak hanya itu, Yudi juga sempat menyuruh Kurniawan mengurus fee dari proyek pembangunan jalan di Maluku dan Maluku Utara tersebut. Kurniawan pun mendapatkan salah satu pengusaha yakni Aseng, untuk menjalankan proyek jalan ini dengan adanya perjanjian.

"Nah, saya perkenalkan Pak Aseng (Komisaris PT Cahaya Mas Perkasa) karena saya tahunya Pak Yudi di Komisi V DPR. Sejak itu ada komunikasi pengurusan antara Pak Aseng dan Pak Yudi," bebernya.

Sebelumnya, Komisaris PT Cahaya Mas Perkasa, Sok Kok Seng alias Aseng, telah didakwa menyuap tiga mantan anggota Komisi V DPR, yakni Damayanti Wisnu Putranti, Musa Zainuddin, dan Yudi Widiana Adia, terkait perkara korupsi proyek dana aspirasi pembangunan jalan di Maluku dan Maluku Utara.

Dalam surat dakwaan, Aseng diduga menyuap politikus PKS, Yudi Widiana Adia, dengan komitmen fee di awal sebesar Rp2 miliar. Kemudian, diserahkan kembali uang sisanya sebesar Rp2 miliar yang dititipkan melalui stafnya yang merupakan anggota DPRD Kota Bekasi, Muhammad Kurniawan.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini