NEWS STORY: Duarr...! Buka Puasa Ditandai Ledakan Petasan, Ternyata Pernah Diizinkan Pemerintah Lho

Randy Wirayudha, Okezone · Minggu 04 Juni 2017 16:04 WIB
https: img.okezone.com content 2017 06 02 337 1706280 news-story-duarr-buka-puasa-ditandai-ledakan-petasan-ternyata-pernah-diizinkan-pemerintah-lho-2tQYpMArCS.jpg Ilustrasi mercon atau petasan (Foto: Antara)

MERCON atau petasan selalu jadi benda yang dicari di berbagai event-event besar. Mulai dari perayaan tahun baru, Imlek, hingga menyambut bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.

Sayangnya, kalau sekarang yang namanya menyulut petasan sudah dilarang. Bahayanya riil.

Bisa ngerugiin orang lain kalau Anda tak peduli pada diri sendiri akan bahayanya petasan. Mulai dari tangan cedera, hingga permukiman bisa terbakar habis kalau lagi sial.

Pun begitu, yang jual di berbagai pasar masih bertebaran, lho. Entah memang pengawasan dari aparat yang lalai, atau jangan-jangan...ssst!

Kita sudahi dulu soal itu yang kita tahu lah, karena urusan perut. Karena yang menarik, justru 67 tahun lampau pemerintah membolehkan penggunaan petasan untuk keperluan umum seperti...penanda buka puasa!

Ya, jadi bukan hanya dengan suara adzan Maghrib dan bedug yang bertalu-talu. Tapi dengan petasan! Izin yang dirilis Kementerian Agama lewat sebuah maklumat nomor A II/3/1592 tertanggal 16 Juni 1950.

“Maklumat.

 

Dipermaklumkan, bahwa menurut surat Kementerian Pertahanan tanggal 15 Djuni 1950 No. KP/2607/50 oleh Wakil Kepala Staf Umum Angkatan Darat telah diidzinkan untuk membunjikan bom mertjon pada tiap2 hari selaku tanda berbuka puasa selama bulan Ramdhan.

 

Agar supaja kesempatan ini, digunakan sebaik-baiknja, diharap supaja Ummat Islam dan Djawatan Pemerintah jang bersangkutan berhubungan dengan Territoriaal Komandan ditempatnja masing2, jang oleh Kementerian Pertahanan tentang izin ini telah diteruskan kepada semua Territoriaal Komandan.

 

Djakarta, 16 Djuni 1950

KEMENTERIAN AGAMA

Republik Indonesia Serikat

Kepala Bahagian B.

(Moh. Djoenaidi)”

Fakta ini juga pernah menarik komentar Menteri Agama (Menag) RI Lukman Hakim Saifuddin tahun lalu, via akun Twitter-nya.

“Ternyata dulu berbuka puasa dengan membunyikan bom mercon.. ;),” cuit sang menteri di akun @lukmanSaifuddin.

Duh, kayaknya seru yah. Waktu berbuka puasa disemarakkan dentuman-dentuman ‘Dar...Der..Dor...Duarrr’ bunyi ledakan petasan. Aturan yang cukup berguna, terutama buat warga yang tengah berada di tempat yang jauh dari masjid hingga tak terdengar suara adzan.

(raw)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini