nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Refleksi 11 Tahun Gempa Dahsyat Guncang Yogyakarta

Reni Lestari, Jurnalis · Sabtu 27 Mei 2017 16:24 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 05 27 337 1701325 refleksi-11-tahun-gempa-dahsyat-guncang-yogyakarta-HIutIfUzlS.jpg Ilustrasi Gempa (Foto: Koran Sindo)

JAKARTA - Tepat 11 tahun lalu 27 Mei 2006, bencana gempa menerjang dan menewaskan lebih dari lima ribu orang di Yogyakarta. Gempa berkekuatan 5,9 skala richter (SR) mengguncang kota pelajar.

Berpusat di Kabupaten Bantul, gempa terjadi sekira pukul 05.53 WIB dan mengguncang sekira 57 detik. Tak hanya menelan korban jiwa, ribuan rumah rusak berat, ringan hingga sedang.

Penelusuran Okezone, Sabtu (27/5/2017), dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, jumlah korban meninggal di wilayah tersebut mencapai 4.143 korban tewas, rumah rusak sebanyak 71.763, rusak berat 71.372, rusak ringan 66.359 rumah. 

Sementara korban meninggal gempa DIY dan Jawa Tengah bagian selatan tercatat mencapai 5.782 orang lebih, 26.299 lebih luka berat dan ringan, 390.077 lebih rumah roboh.

BPBD menyatakan, pusat gempa berada di Sungai Opak, Dusun Potrobayan, Srihardono, Pundong. Mulai dari Pundong Dusun Potrobayan sebagai titik pusat dan jalur gempa sampai ke Klaten.

Kini, sudah berdiri tugu peringatan gempa Yogyakarta letaknya 300 meter dari pusat gempa yang merupakan tempuran Sungai Opak dan Oya. Yogyakarta dan sekitarnya pun mulai berbenah untuk membangun kesadaran masyarakat akan bencana gempa bumi.

Sampai tahun lalu, tercatat sudah ada 15 desa yang diproyeksikan menjadi desa tangguh bencana. Dari jumlah tersebut ditargetkan akan bertambah menjadi 75 desa pada 2021 mendatang.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini