Share

Saksikan Polemik on TV di iNews Malam Ini: Politik Gebuk Ala Jokowi

Tim Okezone, Okezone · Kamis 25 Mei 2017 17:40 WIB
https: img.okezone.com content 2017 05 25 337 1699878 saksikan-polemik-on-tv-di-inews-malam-ini-politik-gebuk-ala-jokowi-q6JUSjZEVC.jpg Presiden Joko Widodo. (Foto: Antara)

JAKARTA - “Kalau ada yang keluar dari Pancasila, dari UUD 1945, dari NKRI, dari kebhinnekaan kita, itu hal yang sangat fundamental sekali. Kalau ada ormas yang seperti itu, ya, kita gebuk!”

Itulah pernyataan yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo di hadapan prajurit TNI di Tanjung Datuk, Kepulauan Natuna, Kepulauan Riau pada Jum’at 19 Januari 2017. Pernyataan tersebut menunjukkan ketegasan Presiden terhadap siapapun yang mencoba melanggar UUD 1945 dan Pancasila.

Banyak yang terkejut dengan pernyataan Presiden Jokowi yang disampaikan dengan suara tinggi itu. Apalagi ada diksi ‘gebuk’ yang digunakan oleh Presiden.

“Memang mestinya begitu. Mestinya sudah lama beliau bicara begitu, dan bukan hanya bicara, tetapi juga bertindak”, kata Salim Said, Guru Besar Universitas Pertahanan.

Diksi ‘gebuk’ ini juga pernah diucapkan oleh Presiden kedua RI Soeharto pada tahun 1989 dan 1997. Kala itu, Presiden Soeharto ingin memberikan ancaman terhadap pihak-pihak yang merongrong pemerintahan.

Namun, tentu saja main gebuk ala Presiden Jokowi ini berbeda dengan main gebuk era Soeharto dulu. Kalau sekarang, mau main menggebuk harus sesuai koridor hukum karena Indonesia adalah negara demokrasi.

Tapi, bagaimana membedakan main gebuk yang sesuai koridor hukum dengan kekuasaan politik?

Jurnalis senior, Latief Siregar, akan mendiskusinya bersama: Aria Bima, Politisi PDI Perjuangan; Salim Said, Guru Besar Universitas Pertahanan; Bonar Tigor Naipospos, Wakil Ketua Setara Institute; Ferry Juliantono, Wakil Ketua Umum Gerindra; dan Lely Arrianie, Pakar Komunikasi Politik.

Diskusi yang berformat Sidang Istimewa yang dipimpin oleh Dea Tunggaesti ini akan tayang dalam program talkshow Polemik on TV malam ini, Kamis (25/05) pukul 19.00 – 20.30WIB hanya di iNews TV.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini