Sambut May Day, Ini Suara Hati Sarbumusi

Umi Shella Emawaty, Okezone · Minggu 30 April 2017 16:52 WIB
https: img.okezone.com content 2017 04 30 337 1680008 sambut-may-day-ini-suara-hati-sarbumusi-qj9b9QE6vH.jpg Istigasah Sarbumusi sambut May Day 2017 (Foto: Umi Shella/Okezone)

JAKARTA - Menyambut Hari Buruh Sedunia 2017. Dewan Pimpinan Pusat Konfederasi Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Nahdlatul Ulama menggelar Istigasah dan konferensi pers untuk membahas peningkatan kesejahteraan terhadap buruh.

Acara yang diadakan di kantor DPP K-Sarbumusi, Jalan Raden Saleh 1 No. 7A, Jakarta Pusat dimulai dengan melantunkan alfatihah dan salawat bersama yang dipimpin oleh Ketua DPC Bekasi K-Sarbumusi, Abdul djalil.

Adapun tema yang dibahas yaitu ‘Negara aman, buruh sejahtera’. Sebelum membacakan beberapa sikap terhadap hari buruh besok 1 Mei 2017 semua anggota yang hadir meneriakan yel-yel dengan penuh semangat

"Sarbumusi JAYA, Buruh sejahtera, NKRI Harga Mati," teriak anggota Sarbumusi yang hadir, Minggu (30/4/2017).

Setelah menyuarakan yel-yel, Wakil Presiden, Sukitman Sudjatmiko pun membacakan tuntutan mereka terhadap pemerintah, diantaranya:

Meminta Presiden RI dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melakukan sentralisasi kementerian ketenaga kerjaan Republik Indonesia dari pusat sampai ke daerah.

1. Menolak revisi UU no.13 tahun 2013 tentang ketenagakerjaan dan UU No.21 tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/ Serikat Buruh serta meningkatkan kualitas Serikat Pekerja dan Serikat Buruh.

2. Menolak segala bentuk Union Busting, politik upah murah bagi buruh di Indonesia dan juga tenaga kerja asing yang tidak mempunyai skill/ keahlian.

3. Meminta kepada Kepala Kepolisian Republik Indonesia untuk segera membentuk desk pidana ketenagakerjaan di kepolisian dan meminta Menteri Ketenagakerjaan memperkuat pengawasan ketenagakerjaan.

4. Dan yang terakhir meminta agar sistem kerja outsourcing dan kerja kontrak dihapus karena dianggap merugikan buruh.

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini