Share

KPU Ingatkan 42 Parpol yang Belum Ikut Sosialisasi Sipol

Agregasi Sindonews.com, · Jum'at 17 Maret 2017 20:39 WIB
https: img.okezone.com content 2017 03 17 337 1645823 kpu-ingatkan-42-parpol-yang-belum-ikut-sosialisasi-sipol-FF5foSAXtL.jpg Ilustrasi (Foto:Dok.Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengingatkan 42 partai politik (parpol) untuk mengikuti sosialisasi sistem informasi parpol (sipol) sebagai bagian dari proses verifikasi calon peserta pemilihan umum (Pemilu) 2019.

Diketahui, 42 parpol tersebut urung hadir pada saat sosialisasi sipol yang digelar KPU pada 7 Maret silam. Ketua KPU Juri Ardiantoro telah meminta partai-partai tersebut untuk segera mendatangi Kantor KPU untuk mendapatkan sosialisasi penggunaan sipol.

โ€œPartai yang belum hadir pada uji coba diharapkan menghubungi KPU, sebagai pedoman korespondensi,โ€ ucap Juri di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (17/3/2017).

Menurut dia, dari 42 yang tidak hadir, ada tujuh parpol yang berhasil dihubungi. Meskipun hingga saat ini ketujuh partai tersebut belum menindaklanjuti imbauan KPU tersebut.

Berikut nama-nama parpol yang berpotensi kehilangan haknya menjadi peserta pemilu apabila tidak juga mengikuti tahapan verifikasi berbasis sipol. Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru, Partai Kedaulatan, Partai Persatuan Nasional, Partai Matahari Bangsa, Partai Demokrasi Kebangsaan, Partai Republika Nusantara, Partai Bintang Reformasi, Partai Patriot, Partai Kesatuan Demokrasi Indonesia, Partai Merdeka, Partai Pembaharuan Bangsa, Partai Nusantara Kedaulatan Rakyat Indonesia, Partai Bintang Bulan, Partai Kristen Demokrat.

Selanjutnya, Partai Nasional Indonesia, Partai Kasih, Partai Republik Satu, Partai Karya Republik, Partai Kesatuan Republik Indonesia, Partai Kejayaan Demokrasi, Partai Masyarakat Madani Nusantara, Partai Pemersatu Nasionalis Indonesia, Partai Reformasi Demokrasi, Partai Persatuan Perjuangan Masyarakat, Partai Nasional Marhaenis, Partai Serikat Rakyat Indonesia, Partai Reformasi, Partai Indonesia Tanah Air Kita, Partai Kristen Nasional Demokrat Indonesia, Partai Tenaga Kerja Indonesia, Partai Kristen Indonesia 1945 serta Partai Demokrasi Kebangsaan Bersatu.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini