nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dubes Baru Diharapkan Mampu Jawab Tantangan Global

Angkasa Yudhistira, Jurnalis · Senin 13 Maret 2017 19:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 03 13 337 1641855 dubes-baru-diharapkan-mampu-jawab-tantangan-global-4sSZFQAlzG.jpg Yuddy Chrisnandi (dok. Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo hari ini melantik 17 duta besar di Istana Negara, Jakarta. Salah satunya Yuddy Chrisnandi, yang sempat menjabat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB) Periode 2014-2016.

Beberapa tokoh Jawa Barat turut serta menghadiri acara pelantikan tersebut, tak terkecuali Prof. Didi Turmudzi yang juga Ketua Umum Paguyuban Pasundan, Jawa Barat. Ia mengungkapkan rasa sedih sekaligus bangga atas dilantiknya  Yuddy selaku Dubes.

“Sedih dan prihatin karena kita harus berpisah dengan Kang Yuddy yang punya potensi besar bukan sebagai dubes. Namun, sebaliknya gembira karena Kang Yuddy bisa menjawab tantangan global. Penugasan ini adalah tempat bagi Kang Yuddy untuk menempa diri dalam rangka melakukan perjuangan yang lebih besar lagi ketika nanti akan kembali ke tanah air,” ujar Prof Didi, Senin (13/3/2017).

Dirinya pun menaruh harap besar pada Yuddy, selaku tokoh muda Jawa Barat yang potensial dan punya karakter petarung sangat dibutuhkan oleh masyarakat. “Menjadi dubes anggap saja pemanasan dan menempa diri serta membangun komunikasi dengan dunia internasional. Mudah-mudahan ini adalah yang terbaik dari Allah SWT dan ada rencana terbaik darinya untuk Kang Yuddy juga bagi bangsa dan negara Indonesia,” terangnya.

Doa dan harapan juga disampaikan Noeri Ispandji Firman, selaku Ketua Umum Angkatan Muda Siliwangi, sebuah ormas kepemudaan terkemuka di Jawa Barat. “Sebenarnya berat melepas Kang Yuddy menjadi dubes di Ukraina karena beliau sosok pemimpin muda di Jawa Barat yang potensial dan memiliki masa depan cerah. Namun karena ini adalah tugas negara dan perintah dari Presiden Jokowi maka kita harus ikhlas melepas beliau” ujar Noeri.

Namun demikian, Noeri menginginkan agar Yuddy jangan terlalu lama berkiprah menjadi dubes di negara bekas pecahan Uni Sovyet tersebut, dan harus segera kembali ke Indonesia dan mewarnai proses politik kenegaraan dan kebangsaan. "Walaupun sudah menjadi duta besar di negara Ukraina, jangan sampai Kang Yuddy mengubur cita-cita besarnya," terangnya.

“Semoga dengan menjadi Duta Besar di Ukraina, Kang Yuddy dapat melihat persoalan di tingkat nasional secara lebih tenang dan jernih serta tidak masuk dalam gejolak politik sesaat yang justru malah merusak karir dan masa depan beliau,” pesan Noeri pada Yuddy.

Sementara, ketika diminta tanggapannya atas pelantikannya sebagai Duta Besar Tiga Negara Armenia, Georgia, dan Ukraina, Yuddy menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi serta Wakil Presiden Jusuf Kalla yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya sebagai wakil pemerintah Indonesia di negara-negara tersebut selaku duta besar.

Yuddy juga mengungkapkan keharuannya atas kehadiran tokoh-tokoh yang merepresentasikan warga Jawa Barat di acara pelantikannya. “Saya mohon doa restu atas penugasan ini semoga dimanapun saya berada dapat menjadi kebanggaan warga Jawa Barat khususnya dan seluruh rakyat bangsa Indonesia,” ujar Yuddy.

Sebagaimana diberitakan, Yuddy Chrisnandi mengaku mendapatkan tawaran dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk tetap membantu pemerintah selepas menanggalkan jabatannya sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Tawaran itu disampaikan Presiden Jokowi kepada Yuddy kala memanggil sejumlah menteri ke Istana Negara beberapa waktu silam.

Selain Yuddy, beberapa nama yang dilantik menjadi duta besar di antaranya Tantowi Yahya ebagai Dubes RI untuk Selandia Baru di KBRI Wellington dan Prof. Dr. Ikrar Nusa Bhakti, sebagai Dubes RI untuk Tunisia di KBRI Tunis.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini