Kasus Pencucian Uang 7 Tersangka Vaksin Palsu Segera Disidangkan

Dara Purnama, Okezone · Jum'at 10 Maret 2017 10:53 WIB
https: img.okezone.com content 2017 03 10 337 1639099 kasus-pencucian-uang-7-tersangka-vaksin-palsu-segera-disidangkan-wsA4puNk5a.jpg Polisi menggelar barang bukti vaksin palsu di Mabes Polri, Jakarta (Dara Purnama/Okezone)

JAKARTA - Berkas perkara tujuh tersangka kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) vaksin palsu telah dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Agung. Pekan depan, penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri akan melimpahkan berkasi kasus tahap dua disertai penyerahan tersangka berikut barang bukti untuk didakwakan ke pengadilan.

"Rencananya minggu depan akan dilakukan penyerahan tersangka dan barang bukti ke jaksa penuntut umum (JPU)," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Agung Setya di Bareskrim, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Jumat (10/3/2017).

Saat ini, kata Agung, tersangka sedang menjalani proses persidangan untuk pidana asal dari vaksin palsu ini. Pidana asalnya adalah pembuatan dan pendistribusian dari vaksin palsu itu sendiri.

Adapun tujuh tersangka yang dijerat TPPU itu adalah pasangan suami istri Rina Agustina-Hidayat dan Syafrizal-Lin Sulastri. Selanjutnya, Sutarman, Mirza, dan Agus Priyanto.

 

"Mereka berperan sebagai pembuat dan distributor vaksin palsu. Berkas tujuh tersangka ini digabung menjadi lima berkas," kata Agung.

Atas perkara pencucian uang ini, Bareskrim sudah menyita seluruh aset dan harta benda yang mereka miliki yang diduga berasal dari aliran dana vaksin palsu. Adapun harta yang disita seperti satu unit rumah mewah, lima unit mobil, 10 unit motor dan dua bidang tanah di Bekasi Jawa Barat.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini