Periksa Dua Saksi, KPK Kembali Buka Kasus Korupsi di Pelindo

Arie Dwi Satrio, Okezone · Rabu 22 Februari 2017 10:49 WIB
https: img.okezone.com content 2017 02 22 337 1624928 periksa-dua-saksi-kpk-kembali-buka-kasus-korupsi-di-pelindo-CB3W4UO4vh.jpg Ilustrasi (Foto: Dok. Arie Dwi Satrio/Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai mengusut kembali kasus dugaan korupsi pengadaan quay container crane (QCC) di Pelindo II yang menyeret Mantan Direktur Utamanya, Richard Joost (RJ) Lino.

Dalam hal ini, penyidik lembaga antirasuah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Deputi Akuntan Negara pada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Gatot Darmasto, sebagai saksi untuk tersangka RJ Lino.

Selain Gatot, penyidik juga memanggil saksi lainnya yakni Suradji, Deputi Kepala BPKP Bidang Investigasi 2001. Seperti halnya Gatot, keterangan Suradji akan digali untuk melengkapi berkas perkara RJ Lino.

"Keduanya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RJL (RJ Lino)," ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, saat dikonfirmasi, Rabu (‎22/2/2017).

Seperti diketahui, RJ Lino tersandung kasus dugaan korupsi pengadaan tiga QCC PT Pelindo II pada tahun anggaran 2010. Dia diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum dan menyalahgunakan wewenangnya untuk memperkaya diri sendiri dan koorporasi.

Dalam kasus ini, RJ Lino diduga menunjuk langsung perusahaan asal China, Wuxi Huadong Heavy Machinery Co, Ltd dalam pengadaan tiga QCC yang dia‎nggap sebagai penyalahgunaan wewenang.

Atas perbuatannya‎, RJ Lino disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat (1) dan/atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini