nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Putusan PTUN soal Dokumen TPF Munir Dianggap Melindungi Pelanggar HAM

Badriyanto, Jurnalis · Minggu 19 Februari 2017 05:25 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 02 19 337 1622236 putusan-ptun-soal-dokumen-tpf-munir-dianggap-melindungi-pelanggar-ham-TGX4qo9nxI.jpg Suciwati. (Foto: Antara)

JAKARTA - Istri mendiang Munir Said Thalib, Suciwati menilai, putusan PTUN Jakarta Timur yang membatalkan putusan Komisi Informasi Pusat (KIP) untuk membuka hasil temuan Tim Pencari Fakta (TPF) kematian suaminya sebagai tindakan negara yang melindungi pelanggar HAM.

"Putusan PTUN membuktikan negara melindungi pelanggar HAM melalui pengadilan," ungkap Suciwati di kantor KontraS, Kramat II, Jakarta, Sabtu 18 Februari 2017.

Tidak hanya itu, Suciwati yang didampingi koordinator KontraS, Haris Azhar menganggap putusan PTUN tersebut telah melegalkan tindak kriminal yang telah dengan sengaja menghilangkan atau menyembunyikan dokumen TPF Munir.

Menurut Suciwati, putusan PTUN itu telah bertentangan dengan fakta-fakta bahwa dokumen telah diserahkan kepada pemerintah secara resmi, melalui presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 24 Juni 2005.

"Yang bersangkutan juga telah menyerahkan salinan dokumen tersebut kepada Kementerian Sekretariat Negara pada 26 Oktober 2016," tugasnya. 

Seperti diketahui, majelis hakim PTUN Jakarta Timur telah resmi membatalkan putusan KIP tentang penyampaian hasil penyelidikan TPF kasus pembunuhan Munir ke publik, dengan menyatakan Sekretariat Negara tidak wajib memberikan hasil TPF Munir ke publik.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini