DPR: Pemerintah Jangan Alergi Kritik!

Bayu Septianto, Okezone · Kamis 09 Februari 2017 20:10 WIB
https: img.okezone.com content 2017 02 09 337 1614202 dpr-pemerintah-jangan-alergi-kritik-80ky7dskxa.jpg Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah (Foto: SINDO)

JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pidato politiknya di acara Dies Natalis ke 15 Partai Demokrat, Selasa 7 Februari 2017 mengkritik bahkan terkesan menyindir kinerja pemerintahan saat ini di bawah kendali Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla.

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menilai, kritikan-kritikan itu harus diterima sebagai bahan untuk memperbaiki kinerja pemerintah. Bahkan menurut Fahri dalam negara demokrasi, semakin pedas suatu kritikan menandakan kritik tersebut memiliki kualitas yang bagus bagi bahan evaluasi pemerintah.

"Kritik itu harus diterima, beda antara negara demokrasi dengan negara otoriter itu. Dalam negara demokrasi kritik itu makin pedas makin bagus," ujar Fahri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (8/2/2017).

Fahri juga mengungkapkan peran oposisi dalam negara yang menganut sistem parlementer. Menurut Fahri, baik tidaknya kinerja pemerintah bisa terlihat dari kekuatan oposisi dalam memberikan kritikan.

"Dalam negara parlamenter negara biayai partai oposisi ketimbang pemerintah, sebab semakin kuat oposisi pemerintah akan bekerja baik," tegas Fahri.

(raw)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini