2017 Diharapkan Jadi Tahun Kesantunan Politik

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Minggu 01 Januari 2017 13:46 WIB
https: img.okezone.com content 2017 01 01 337 1580867 2017-diharapkan-jadi-tahun-kesantunan-politik-JAukX6FpFo.jpg Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA - Kepemimpinan politik harus dilandasi prinsip al-ukhuwah al-islamiyyah (persaudaraan Islam) dan al-ukhuwah insaniyah (persaudaraan manusia). Hal itu diucapkan Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) H. Abdul Muhaimin Iskandar saat menyampaikan ucapan selamat tahun baru 2017 untuk seluruh masyarakat Indonesia.

"Selamat tahun baru 2017. Semoga kita sebagai bangsa Indonesia mendapatkan kekuatan lahir dan batin untuk tetap istiqomah memperjuangkan kehidupan bangsa Indonesia yang lebih baik, sejahtera, makmur dan berkeadilan serta berkeadaban," kata H. Abdul Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin di Jakarta, Minggu (1/1/2017).

Cak Imin berharap, tahun 2017 menjadi Tahun Kesantunan dalam berpolitik dan berdemokrasi yang berkeadaban. Selain itu, kata Cak Imin, dalam hal kepemimpinan politik di Indonesia, corak kepemimpinan Gus Dur perlu digaribawahi.

Menurut Cak Imin, tahun 2016 dalam konteks historis sudah menjadi masalalu dan sudah menjadi sejarah. Kendati demikian, kata Cak Imin, kita tidak boleh melupakan sejarah.

"Karena ada banyak hikmah yang kita bisa petik secara bijaksana sebagai pelajaran penting untuk menguatkan posisi kita agar kita lebih baik lagi mewujudkan kemaslahatan untuk bangsa Indonesia," kata Cak Imin.

Betapapun beratnya tantangan dibidang ekonomi, kata Cak Imin, pemerintahan Presiden Jokowi diharapkan mampu melewati dan mengatasinya.

"Pemerintah harus lebih proaktif dan bergegas dalam mengimplementasikan dan mewujudkan program-program ekonomi yang prorakyat dengan tetap mengedepankan kualitas pembangunan ekonomi bangsa yang berkeadilan dan berkeadaban," kata Cak Imin.

Berbagai tantangan di bidang politik pun menjadi bagian penting dalam perjalanan bangsa Indonesia.

Dalam bidang politik, ketangguhan kita sebagai bangsa yang berbudaya akan mempertebal keyakinan bahwa bangsa Indonesia mampu melewatinya dengan baik.

"Politik akan bermakna dan memiliki kekuatan abadi apabila politik terus mengakar dengan tradisi dan budaya yang kuat dan kokoh," kata Cak Imin.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini