Satu Anggota TNI Lainnya Kritis Pasca-Baku Tembak dengan Kelompok Santoso

Dara Purnama, Okezone · Selasa 20 Desember 2016 20:47 WIB
https: img.okezone.com content 2016 12 20 337 1571636 satu-anggota-tni-lainnya-kritis-pasca-baku-tembak-dengan-kelompok-santoso-4lQ65IdAgV.jpg Ilustrasi (Okezone)

JAKARTA - Akibat baku tembak antara Satgas Operasi Tinombala dengan kelompok teroris Mujahiddin Indonesia Timur (MIT) yang dipimpin Santoso alias Abu Wardah, satu orang anggota TNI meninggal dunia bernama Yusuf Bahrudin.

Selain mengakibatkan tewasnya Yusuf, baku tembak yang terjadi pada siang hari tadi membuat satu korban lainnya, yakni Prada Imam Hanafi kritis.

"Prada Imam Hanafi terkena tembakan di punggung, kondisinya kritis," kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rikwanto di Rumah Dinas Kapolri, Jakarta Selatan, Selasa (20/12/2016).

Rikwanto menambahkan sekira pukul 19.00 Wita, Imam Hanafi telah dievakuasi ke RSUD Poso. Saat ini Satgas Operasi Tinombal yang merupakan gabungan TNI-Polri terus melakukan pengejaran terhadap kelompok Santoso, termasuk mereka yang terlibat dalam baku tembak sekira pukul 12.30 Wita.

"Tim awalnya menemukan empat orang tidak dikenal yang diduga DPO kelompok Santoso. Itu yang sedang dikejar" tandasnya.

Seperti diketahui, baku tembak Satgas Tinombala terjadi pada siang tadi sekira pukul 12.30 Wita di Kampung Maros, Desa Maranda, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Kini para anggota kelompok Santoso itu dalam pengejaran.

(fas)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini