Tak Ada Imbalan 72 Bidadara Bagi "Pengantin" Bom Wanita

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Minggu 18 Desember 2016 12:33 WIB
https: img.okezone.com content 2016 12 18 337 1569559 tak-ada-imbalan-72-bidadara-bagi-pengantin-bom-wanita-PzNaKAKtSl.jpg Pengamat Intelijen Al-Chaidar (foto: Antara)

JAKARTA - Kelompok teroris biasanya meyakini akan mendapatkan imbalan 72 bidadari di surga nanti apabila mati syahid dalam menjalankan aksinya.

Lalu bagaimana bila teroris tersebut merupakan seorang perempuan yang menjadi "pengantin" bom wanita?

Pengamat intelijen Al Chaidar memastikan tak ada imbalan 72 bidadara di surga bagi seorang boomber perempuan yang sukses menjalankan misinya. Hal tersebut diyakininya berdasarkan ilmu fiqih yang menjadi mahzab dari kelompok teroris.

"Secara teologis teroris itu dijanjikan 72 bidadari dan kalau perempuan sebagai teroris tidak ada dalam ilmu fiqih akan dijanjikan 72 bidadara. Karena itu bagaimana mereka mempersiapkan pengantin bom wanita secara teologis itu penelitiannya sampai sekarang belum terjawab," kata Al Chaidar saat berbincang dengan Okezone, Minggu (18/12/2016).

Menurut hipotesa Al Chaidar, pengantin bom wanita tak pernah sendirian dalam melakukan aksinya. Pasalnya, selama ini tercatat pengantin bom perempuan kerap beraksi bersama para pasangannya.

"Pelaku bom wanita tidak sendirian dalam menjalankan aksinya. Jadi pengantinnya ditemani misalnya suaminya dan kemudian dia melakukan itu dalam persepsi dia dia yang akan menjadi bidadari. Begitu suaminya meninggal syahid langsung masuk surga dan memandikannya pertama kali itu juga dia (pengantin wanita)," terang Al Chaidar.

Al Chaidar menambahkan, bahwa aksi boomber perempuan sangat jarang terjadi di dunia. Hanya ada pengantin bom wanita saat peristiwa Bom Madrid tahun 2006 yang juga diketahui bersama pasangannya.

"Tapi saat itu kedua pasangan ini diketahui belum menikah dan daya ledaknya juga cukup tinggi. Lalu pengantin bom wanita juga pernah terjadi di Palestina namun motivasinya karena benci dengan Israel," jelas Al Chaidar.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini