Tidak Hanya Perempuan, Polri Juga Antisipasi Pria sebagai Calon "Pengantin" Bom

Dara Purnama, Okezone · Jum'at 16 Desember 2016 12:17 WIB
https: img.okezone.com content 2016 12 16 337 1568206 tidak-hanya-perempuan-polri-juga-antisipasi-pria-sebagai-calon-pengantin-bom-4DHBrhwDvY.jpg Kadiv Humas Polri, Irjen Boy Rafli Amar (foto: Okezone)
 

JAKARTA - Tidak hanya perempuan akan tetapi pria juga diwaspadai oleh Polri sebagai calon "pengantin" bom bunuh diri.

"Secara umum kita sudah antisipasi pada semua warga negara tanpa lihat gender. Pria maupun wanita bagian yang kita ajak untuk tidak tejerat terpengaruh paham radikal," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Boy Rafli Amar di Kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (16/12/2016).

Pihaknya mengaku cukup terkejut dengan Diyan Yulia Novi, calon eksekutor bom panci yang ditemukan di Bekasi Sabtu 10 Desember 2016 lalu. Bom itu direncanakan akan diledakkan di Istana Negara Minggu 11 Desember 2016. Namun berhasil digagalkan oleh Densus 88 Anti Teror Polri.

"Kita cukup surprised baru kali ini ada wanita yang melakukan langsung. Kalau enggak langsung kan cukup banyak seperti istri Santoso dan rekan-rekannya. Kalau ini (Diyan) langsung sebagai pelaku. Ini kondisi yang kita cermati jangan sampai berkembang luas," katanya.

Oleh karena itu, kata dia, dibutuhkan juga peran masyarakat seperti keluarga, lingkungan sekitar hingga tokoh agama untuk mencegah agar pengaruh paham radikal tidak berkembang dan mensasar kaum wanita.

"Seperti yang dialami Diyan, dia sangat terpengaruh dengan ajakan sehingga pola pikirnya berubah. Ini membahayakan dirinya sendiri dan orang lain. Itu enggak disadari oleh yang bersangkutan," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini