Dituding Ingin Duduki MPR/DPR, Begini Respons Rachmawati Soekarnoputri

Amril Amarullah, Okezone · Senin 05 Desember 2016 22:38 WIB
https: img.okezone.com content 2016 12 05 337 1559542 dituding-ingin-duduki-mpr-dpr-begini-respons-rachmawati-soekarnoputri-xTV24LPngA.jpg Rachmawati Soekarnoputri (Foto: Dok.Okezone)

JAKARTA - Rachmawati Soekarnoputri sama sekali tidak berencana menunggangi aksi superdamai 212, apalagi untuk membelokkan massa ke gedung MPR/DPR RI.

Putri Bung Karno itu memang berencana menggelar aksi di depan MPR/DPR RI setelah Salat Jumat 2 Desember 2016. Dalam aksi itu Rachma dan kelompoknya akan menyampaikan aspirasi kembali ke naskah asli UUD 1945.

Rencana aksi itupun telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada hari Rabu 30 November 2016.

Sementara itu, dalam jumpa pers yang digelar di Hotel Sari Pan Pasifik, hari Kamis 1 Desember 2016, kelompok Gerakan Selamatkan NKRI yang dibentuk Rachma adalah untuk menyampaikan aspirasi kembali ke naskah asli UUD 1945 telah menegaskan bahwa mereka akan membawa massa sendiri.

"Rencana aksi itu sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya, dua hari sebelumnya Rabu, 30 November," ujar juru bicara Rachmawati, Teguh Santosa, saat menjawab pertanyaan awak media, Senin malam (5/12/2016).

"Ibu Rachma juga sudah menegaskan dalam jumpa pers di Sari Pan Pasifik itu bahwa massa Gerakan Selamatkan NKRI tidak akan masuk ke dalam MPR/DPR RI," kata Teguh.

Penjelasan ini untuk menjawab pernyataan Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang disampaikan dalam pertemuan di DPR RI, Senin (5/12) siang.

Dalan pertemuan itu, Jenderal Tito mengatakan Rachmawati ingin membelokkan massa aksi 212 untuk menduduki Gedung MPR/DPR.

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini