nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hadir di Tengah Lautan Massa 212, Presiden Jokowi Tunjukan Kebesaran Jiwa

Fahreza Rizky, Jurnalis · Minggu 04 Desember 2016 06:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 12 04 337 1558359 hadir-di-tengah-lautan-massa-212-presiden-jokowi-tunjukan-kebesaran-jiwa-QzYYGSXs2w.jpg

JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menunaikan salat Jumat dan menyapa peserta aksi damai 212 di Lapangan Monas, pada Jumat (2/12) kemarin. Tak ada yang menyangka bahwa Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla akan menemui peserta aksi.

Bahkan, tak banyak yang melihat keduanya dan sekelompok orang keluar dari Istana Merdeka di tengah guyuran hujan deras siang itu. Atas sikap tersebut, Ketua Umum PBNU Kiai Said Aqil Sirdj menilai, kehadiran Jokowi dalam aksi itu sebagai bentuk kebesaran jiwa seorang pemimpin.

"Itu luar biasa, kebesaran jiwa presiden," kata Said kepada Okezone di kantor PBNU, Kramat Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (3/12/2016) malam.

Ia mengungkapkan, para 'pembisik' dan 'pembantu' Istana sudah mengingatkan Jokowi agar tidak menyambangi massa lantaran khawatir ada kelompok ekstrem yang menyusup dalam peserta aksi damai. Namun, Jokowi bersikukuh tetap pada pendiriannya.

"Padahal kanan-kirinya berpendapat jangan datang. Kan khawatir kalau ada teroris yang nembak, kan tidak sembunyi (terang-terangan)," cerita dia.

"Ini yang dikhawatirkan, jutaan orang Pak Jokowi datang. Kalau ada yang nembak terang-terangan (gimana)? Tapi Alhamdulillah tidak," sambungnya.

Sementara terkait partai-partai pendukung pemerintah akan menggelar Parade Bhinneka Tunggal Ika di area Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada hari ini, Minggu (4/12/2016), Said mengaku tidak tahu menahu ihwal acara tersebut. Padahal lembaganya tercantum dalam sebuah siaran pers yang diterbitkan Aliansi Kebangsaan Indonesia.

"Saya tidak tahu," jelasnya.

Saat ditanya mengenai keikutsertaannya dalam parade ini, Said lagi-lagi mengaku belum tahu apakah akan berangkat atau tidak.

"Iya belum tahu," pungkas dia. (sym)

Hadir di Tengah Lautan Massa 212, Presiden Jokowi Tunjukan Kebesaran Jiwa

JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menunaikan salat Jumat dan menyapa peserta aksi damai 212 di Lapangan Monas, pada Jumat (2/12) kemarin. Tak ada yang menyangka bahwa Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla akan menemui peserta aksi.

Bahkan, tak banyak yang melihat keduanya dan sekelompok orang keluar dari Istana Merdeka di tengah guyuran hujan deras siang itu. Atas sikap tersebut, Ketua Umum PBNU Kiai Said Aqil Sirdj menilai, kehadiran Jokowi dalam aksi itu merupakan bentuk kebesaran jiwa seorang pemimpin.

"Itu luar biasa, kebesaran jiwa presiden," kata Said kepada Okezone di kantor PBNU, Kramat Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (3/12/2016) malam.

Ia mengungkapkan, para 'pembisik' dan 'pembantu' Istana sudah mengingatkan Jokowi agar tidak menyambangi massa lantaran khawatir ada kelompok ekstrem yang menyusup dalam peserta aksi damai. Namun, Jokowi bersikukuh tetap pada pendiriannya.

"Padahal kanan-kirinya berpendapat jangan datang. Kan khawatir kalau ada teroris yang nembak, kan tidak sembunyi (terang-terangan)," cerita dia.

"Ini yang dikhawatirkan, jutaan orang Pak Jokowi datang. Kalau ada yang nembak terang-terangan (gimana)? Tapi Alhamdulillah tidak," sambungnya.

Sementara terkait partai-partai pendukung pemerintah akan menggelar Parade Bhinneka Tunggal Ika di area Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada hari ini, Minggu (4/12/2016), Said mengaku tidak tahu menahu ihwal acara tersebut. Padahal lembaganya tercantum dalam sebuah siaran pers yang diterbitkan Aliansi Kebangsaan Indonesia.

"Saya tidak tahu," jelasnya.

Saat ditanya mengenai keikutsertaannya dalam parade ini, Said lagi-lagi mengaku belum tahu apakah akan berangkat atau tidak.

"Iya belum tahu," pungkas dia. (sym)

(abp)

Berita Terkait

Aksi Damai 2 Desember

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini