Kivlan Zein Sebut Penangkapannya Tak Sesuai Prosedur

Randy Wirayudha, Okezone · Sabtu 03 Desember 2016 16:21 WIB
https: img.okezone.com content 2016 12 03 337 1558114 kivlan-zein-sebut-penangkapannya-tak-sesuai-prosedur-cOiyJMPdVL.jpg Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zein (Foto: Antara)

JAKARTA – Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zein, merupakan satu dari sekian tokoh yang diciduk polisi pada Jumat 2 Desember subuh karena dugaan makar. Kivlan menyebut merasa penangkapannya itu tak sesuai prosedur.

Mantan Kepala Staf Kostrad TNI AD tersebut juga mengisahkan soal detik-detik dia ditangkap. Dibeberkannya, dia dijemput paksa tanpa ada pemberitahuan terlebih dulu.

“Tanggal 2 (Desember) itu pagi-pagi sekitar jam lima kurang 15 (menit), rombongan dari Polda datang sama Polisi Militer. Mereka datang langsung menggedor rumah dan kamar saya tanpa ada pemberitahuan dahulu pada ajudan saya,” ungkapnya saat diwawancara RCTI.

“Saya saat itu sedang Salat Subuh, setelah itu saya keluar kok ramai sekali. Oh, pasti karena masalah makar. Ya saya persilakan duduk dengan tenang dan saya dikasih surat penggeledahan. Ya silakan aja digeledah,” lanjutnya.

Soal tuduhan makar, Kivlan membantah. Selama ini dia bersuara keras tentang pemerintahan saat ini, karena merasa jalannya pemerintahan mengarah ke jalan yang keliru.

“Selama ini saya vokal tentang perubahan pemerintahan, penataan negara termasuk ekonomi dan politik ya yang sifatnya sudah inkonsitusional. Saya katakan, UUD yang sekaran ini UUD yang ilegal. Arah bentuknya sudah tidak sesuai dengan UUD 1945,” tandasnya.

(raw)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini