nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sumbangan Masyarakat Hiasi Aksi Damai 212

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis · Sabtu 03 Desember 2016 05:18 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 12 03 337 1557832 sumbangan-masyarakat-hiasi-aksi-damai-212-sysDsuGb0O.jpg Ibu pengajian Masjid Madani menyediakan sarapan gratis untk peserta aksi damai 2 Desember 2016. (Foto: Hendra Kusuma/Okezone)

JAKARTA – Aksi damai 2 Desember 2016 sudah usai dengan kondusif. Massa pun beriringan meninggalkan Monas, Jakarta Pusat, usai salat Jumat, dengan tertib.

Namun, ada hal menyejukkan di balik berkumpulnya massa dari berbagai daerah tersebut. Para peserta, ormas, atau pihak lainnya saling membantu dalam menyuarakan aspirasinya, yakni menuntut Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ditahan. Ada yang memberikan sumbangan air minum, menyumbang makanan, atau memberikan sajadah secara cuma-cuma untuk dijadikan alas salat Jumat.

Salah satunya seperti yang dilakukan jamaah Masjid Madani. Dengan berlokasi dekat Stasiun Rawabuntu, BSD, Tangerang, para ibu pengajian itu mendirikan tenda berukuran 6 x 3 meter untuk menyediakan sarapan dan air mineral secara gratis.

Selain aksi yang dilakukan ibu pengajian Masjid Madani, ormas FPI juga menyediakan logistik untuk massa aksi damai bela Islam yang diklaim mencapai lima juta orang tersebut.

Anggota FPI memberikan bantuan berupa sarapan kepada peserta demo di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Bahkan, salah satu anggota FPI mengaku sudah ada di kawasan tersebut sejak pukul 03.00 WIB untuk membantu massa.

"Saya sudah sejak pukul 03.00 WIB di sini. Kemungkinan nanti akan menuju Monas," kata petugas PAM dari FPI di lokasi, Jumat (2/12/2016).

Anggota FPI menyediakan makanan gratis untuk massa aksi damai 2 Desember 2016. (Foto: Salsabila)

Ia mengaku sengaja datang untuk membantu peserta demo yang menuju ke Monas apabila membutuhkan makanan. "Sengaja datang bagi-bagi makanan untuk peserta demo," katanya.

Hal serupa juga dilakukan pedagang asal Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur, Ryanto (47). Jauh-jauh datang dari kampung halamannya, ia pun ikut membagikan makanan gratis untuk massa aksi damai 2 Desember.

Bahkan, ia mengaku menggelontorkan uang Rp10 juta untuk memberikan makanan dan minuman secara gratis. Baginya, uang tersebut tak ada artinya jika digunakan untuk membantu sesama.

"Ini bantuan makanan dan minuman gratis dari pribadi saya. Saya dan istri kan memang jualan, nah uang Rp10 juta saja tak ada artinya kalau untuk membantu sesama umat, ini dorongan jihad membela agama Allah, rezeki semua datang dari Allah," tuturnya.

Tak ketinggalan, Palang Merah Indonesia (PMI) menyediakan 70.000 liter air bersih. Air itu disiapkan untuk keperluan berwudu massa aksi yang berasal dari berbagai daerah.

PMI mendistribusikannya menggunakan 14 tangki dengan kapasitas 5 ribu liter. Disiapkan pula 100 tempat penampungan air berkapasitas 120 liter.

"Kebutuhan akan air bersih bagi umat Islam yang melaksanakan ibadah Salat Jumat tentu akan sangat membantu, untuk itu kami siapkan 14 Unit truk tangki, serta penampungan air bersih untuk memudahkan ibadah Salat Jumat, " papar Tia Kurniawan, Kepala Biro Sarana Prasarana (Sarpras) PMI Pusat.

Selain makanan dan minuman, ada pula pembagian sajadah secara cuma-cuma. Ini untuk mengantisipasi adaya massa yang lupa membawa sajadah.

Hal ini dilakukan Yayasan Daarul Qur’an untuk mengakomadasi kepentingan umat menunaikan ibadah salat Jumat. Massa yang tak membawa sajadah pun bisa bernapas lega dengan adanya bantuan sajadah tersebut.

(erh)

Berita Terkait

Aksi Damai 2 Desember

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini