Adik Bambang Widjojanto & Pejabat Pelindo II Didakwa Korupsi 10 Mobil Crane

Arie Dwi Satrio, Okezone · Senin 28 November 2016 19:14 WIB
https: img.okezone.com content 2016 11 28 337 1553528 adik-bambang-widjojanto-pejabat-pelindo-ii-didakwa-korupsi-10-mobil-crane-WW93x7iNlD.jpg

JAKARTA - Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) menggelar sidang dakwaan kasus korupsi pengadaan 10 unit mobil crane. Dalam sidang tersebut dua pejabat Pelindo II didakwa melakukan korupsi sebesar Rp37,9 miliar.

Dua terdakwa tersebut yakni‎ Manajer PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II, ‎Haryadi Budi Kuncoro yang juga adik dari Mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto ‎dan Direktur Operasi dan Teknik Pelindo II, Ferialdy Norlan‎.

"Kedua terdakwa sebagai orang yang melakukan, turut serta melakukan secara melawan hukum memperkaya diri sendiri atau orang lain dan korporasi, serta merugikan keuangan negara," ujar JPU TM Pakpahan di PN Tipikor, Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat, Senin (28/11/2016).

Kasus korupsi ini terkuak ketika Direktur Utama (Dirut) Pelindo II Richard Joost (RJ) Lino mengusulkan pengadaan mobil crane dengan kapasitas 25 dan 65 ton untuk keperluan cabang Pelindo II pada tahun 2011.

Ferialdy pun memerintahkan anak buahnya yakni Haryadi untuk membuat kajian investasi serta menghitung besaran harga satu unit mobil crane. Usulan tersebut pun dimasukkan kedalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) dengan total senilai Rp58,9 miliar.

Padahal, hampir seluruh cabang Pelindo II yang berada di Pelabuhan Panjang, Palembang, Pontianak, Bengkulu, serta sejumlah cabang lainnya sedang tidak membutuhkan pengadaan mobil crane. ‎

Oleh karenanya, PN Tipikor menganggap perbuatan dua pejabat Pelindo II itu bertentangan dengan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) karena tidak sesuai dengan kebutuhan.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini