Share

Rachmawati Sesalkan Kapolri Larang Salat Jumat di Bundaran HI saat Demo 2 Desember

Lina Fitria, Okezone · Minggu 20 November 2016 22:22 WIB
https: img.okezone.com content 2016 11 20 337 1546508 rachmawati-sesalkan-kapolri-larang-salat-jumat-di-bunderan-hi-saat-demo-2-desember-rLR3gdmiSF.jpg Rachmawati Soekarnoputri. Foto Lina Fitria/Okezone

JAKARTA - Rachmawati Soekarnoputri akan hadir dalam aksi “Bela Islam jilid III” yang digelar pada 2 Desember mendatang. Aksi tersebut diketahui sebagai bentuk desakan untuk kopolisian segera melakukan penahanan terhadap tersangka kasus dugaan penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Dalam aksi nanti, massa akan melakukan sala Jumat berjamaah di bundaran Hotel Indonesia (HI).

"Teknisnya saya belum tahu, karena itu memang sebetulnya hari Jumat kubro. Jadi kita melakukan salat Jumat," ujar Rachma saat ditemui di Aula Universitas Bung Karno, Jalan Kimia, Jakarta Pusat, Minggu (20/11/2016).

Dia menyayangkan sikap Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang tidak mengizinkan digelarnya salat Jumat. "Tapi yang saya dengar, Kapolri sudah memerintahkan supaya tidak ada istilah aksi unjuk rasa. Loh, orang mau salat kok dilarang," tegas Rachma.

“Ini negara katanya menjunjung tinggi demokrasi," lanjutnya.

Rachmawati menilai bahwa saat ini Indonesia menganut sistem demokrasi yang leberal. "Iya memang betul negara demokrasi, tapi demokrasinya liberal," serunya.

Oleh karenanya, ia menegaskan bahwa hal itu tidak sesuai dengan demokrasi yang diamanatkan oleh Presiden ke-1 RI yang juga merupakan ayahnya, Soekarno, serta tidak sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945 dan Pancasila.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini