Teror Bom Rumah Ibadah, Ketua DPR: Seperti Mengail di Air Keruh

Bayu Septianto, Okezone · Selasa 15 November 2016 20:52 WIB
https: img.okezone.com content 2016 11 15 337 1542403 teror-bom-rumah-ibadah-ketua-dpr-seperti-mengail-di-air-keruh-HaSHmubEQz.jpg Ilustrasi Okezone

JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ade Komarudin (Akom) menyebut para pelaku teror bom di dua rumah ibadah, yakni Gereja Oikumene, Samarinda dan Vihara Budi Dharma, Singkawang sengaja memperkeruh situasi negeri saat ini yang sedang ramai demgan kasus dugaan penistaan agama.

"Ini sepertinya ada yang sengaja melakukan ini, mengail di air keruh namanya," ujar Akom di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (15/11/2016).

Akom meyakini pelaku teror bom di beberapa rumah ibadah itu tak terkait dengan kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Namun, para pelaku memanfaatkan situasi tersebut untuk melakukan teror. "Bukan ada hubungan, ada yang memanfaatkan situasi, kemarin gereja sekarang vihara, apalagi nanti," jelas Akom.

Maka itu, politikus Partai Golkar itu meminta aparat kepolisian maupun Badan Intelijen Negara (BIN) lebih sigap mengantisipasi hal serupa agar tidak terjadi kembali. "‎Ini seperti mengail di air keruh. Tetap waspada," tegasnya.

Sekadar diketahui, bom berjenis low explosive meledak sekira pukul 10.00 Wita di Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur usai jemaat melakukan ibadah. Akibatnya, lima balita menjadi korban, satu di antaramya tewas, yakni Intan Olivia Marbun.

Selang satu hari, kejadian aksi teror pelemparan bom molotov ke rumah ibadah kembali terjadi. Kali ini dilakukan oleh orang tak dikenal di Vihara Budi Dharma di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Senin 14 November 2016 sekira pukul 02.40 WIB.

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini