Pemerintah Bantu Pulihkan Mental Korban Ledakan di Samarinda

ant, · Selasa 15 November 2016 13:34 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 11 15 337 1541888 pemerintah-bantu-pulihkan-mental-korban-ledakan-di-samarinda-XLrXx9pZjE.jpg Menteri Yohana Susana Yembise (Foto: Dok. Okezone)

PADANGPARIAMAN - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise menyebutkan pemerintah sedang berupaya memulihkan mental keluarga Intan Olivia Marbun (2,5) korban ledakan bom di Gejera Oikumene, Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).

"Pascakejadian memilukan tersebut kementerian langsung mengadakan koordinasi bersama Badan Pemberdayaan Perempuan Provinsi Kalimantan Timur untuk memberikan penguatan mental kepada keluarga korban," katanya di Padangpariaman, Selasa (15/11/2016).

Menteri Yohana menyampaikan hal itu ketika menghadiri pencanangan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) tingkat nasional di Kabupaten Padangpariaman, Sumbar.

Menurutnya, kementerian juga terus melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengusut tuntas motif dari peristiwa yang menewaskan seorang bocah tersebut.

"Setiap anak Indonesia dijamin dan dilindungi itu sangat jelas diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28 B ayat empat yang berbunyi negara melindungi setiap anak, hak dan tumbuh kembang mereka," ujarnya.

Ia mengimbau seluruh elemen masyarakat agar dapat belajar dan mengambil hikmah dari insiden yang menimbulkan korban jiwa tersebut. Hal positif yang harus disikapi seperti keluarga, pihak sekolah, pemerintah harus lebih sigap dan tegas dalam melindungi anak-anak.

"Mereka adalah anak Indonesia, masa depan mereka juga tergantung kepada kita semua, oleh sebab itu harus selalu dijaga dan dilindungi," jelasnya.

Ke depan beberapa antisipasi yang harus dilakukan semua pihak di antaranya sosialisasi, upaya preventif, dan gotong royong dari segala lini.

(put)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini