DPR Minta Polisi Segera Ungkap Motif Teror Bom di Rumah Ibadah

Bayu Septianto, Okezone · Senin 14 November 2016 19:53 WIB
https: img.okezone.com content 2016 11 14 337 1541356 dpr-minta-polisi-segera-ungkap-motif-teror-bom-di-rumah-ibadah-8VwIH0cEQ3.jpg Polisi berjaga di depan Gereja Oikemene, Samarinda, Kaltim, usai terjadi pelemparan bom molotov (Antara)

JAKARTA - Anggota Komisi I dari Fraksi PDI Perjuangan, Charles Honoris, meminta aparat penegak hukum segera membongkar motif jaringan pelaku teror bom di Gereja Oikemene, Samarinda, Kalimantan Timur, pada Minggu 13 November 2016.

Tak hanya bom molotov di Samarinda, Charles juga mengutuk aksi teror serupa yang terjadi di sebuah vihara di Singkawang, Kalimantan Barat, pagi tadi.

Pelaku pemboman Samarinda yang diketahui bernama Johanda adalah residivis peledakan bom buku tahun 2011, sehingga menurut Charles tak sulit untuk mengungkap motif dan jaringan pelaku.

"Aparat penegak hukum harus segera membongkar motif dan jaringan dari pelaku teror tersebut. Pelaku sudah pernah dipenjara karena pidana terorisme. Oleh karena itu seharusnya pelaku sudah masuk watch list aparat penegak hukum," kata Charles, Senin (14/11/2016).

Politikus PDI Perjuangan itu juga meminta Polri, BIN dan BNPT lebih cermat mengawasi jaringan teroris yang sudah masuk dalam daftar pengawasan aksi terorisme.

"Polri, BIN dan BNPT harus serius mencermati, melakukan infiltrasi dan mengawasi jaringan orang-orang yang sudah masuk dalam daftar pengawasan terorisme," ungkap Chalres.

Pemerintah, lanjut Charles, juga diminta untuk mewaspadai dugaan keterlibatan aktor-aktor politik yang menunggangi setiap aksi terorisme di Indonesia.

"Negara juga harus waspada agar aksi-aksi teror tidak ditunggangi oleh aktor-aktor politik yang ingin menjatuhkan pemerintahan yang sah," tutur Charles.

Sebagaimana diketahui, ledakan bom molotof di Gereja Oikumene, Samarinda terjadi usai jemaat melakukan ibadah. Akibatnya lima balita menjadi korban, satu di antaranya meninggal dunia.

Pada dini hari tadi, sekira pukul 02.40 WIB, warga Singkawan, Kalbar juga dihebohkan dengan aksi pelemparan bom molotov ke sebuah vihara oleh orang tak dikenal. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini