nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berkas P-21, Dua Tersangka Korupsi Mobile Crane Segera Diadili

Dara Purnama, Okezone · Rabu 02 November 2016 17:54 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 11 02 337 1531250 berkas-p-21-dua-tersangka-korupsi-mobile-crane-segera-diadili-XsXYK1QING.jpg Palu Hakim (Foto: Ilustrasi)

JAKARTA - Kasus dugaan korupsi pengadaan 10 unit mobile crane di Pelabuhan Tanjung Priok oleh PT Pelindo II akan segera masuk ke persidangan.

Ada dua tersangka yang akan diseret ke meja hijau, yakni mantan Direktur Teknik Pelindo II Ferialdy Noerlan (FN) dan mantan Senior Manager Peralatan PT Pelindo II Haryadi Budi Kuncoro (HBK).

"Hari ini P-21 (berkas lengkap). Tersangka FN dan HBK hari ini diamankan untuk diserahkan besok ke kejaksaan," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Brigadir Jenderal Agung Setya di Jakarta, Rabu (2/11/2016).

Ferialdy disebut bertanggung jawab atas seluruh rangkaian kasus korupsi ini. Sementara Haryadi yang juga dikenal sebagai adik mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto, hanya membantu atasannya itu.

Selain kedua nama tersebut, ada satu nama lagi yang menjadi sorotan dalam kasus ini, yakni Richard Joost Lino. Pria yang kala itu menjabat sebagai Direktur Utama, sudah beberapa kali diperiksa penyidik.

Ketika ditanya soal Lino, Agung hanya menjawab dengan nada bercanda. "Berkasnya belum jadi," ujarnya diikuti dengan tawa.

Kasus tersebut berawal saat penyidik menemukan sepuluh mesin derek yang semestinya dikirim ke delapan pelabuhan berbeda justru mangkrak di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Polisi menduga ada motif korupsi di balik pengadaan alat-alat berat itu karena apa yang terjadi tidak sesuai dengan rencana pengadaan yang sudah ditetapkan. Pihak tersangka dan Lino mengatakan, perubahan itu wajar saja dalam sebuah perusahaan. Walau demikian, polisi menduga telah terjadi kerugian negara sebesar Rp37,9 miliar.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini