Kapolri Belum Bisa Pastikan Penyebab Tewasnya Korban Kerusuhan di Manokwari

Dara Purnama, Okezone · Kamis 27 Oktober 2016 13:22 WIB
https: img.okezone.com content 2016 10 27 337 1525866 kapolri-belum-bisa-pastikan-penyebab-tewasnya-korban-kerusuhan-di-manokwari-cZfcAlXK9m.jpg

JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian membenarkan ada satu korban tewas pasca kerusuhan di Manokawari, Rabu 26 Oktober 2016 malam hingga Kamis (27/10/2016) dini hari. Namun pihaknya belum memastikan apakah korban tewas bernama Onisimus Rumayon ini meninggal karena ditembak aparat.

"Kita belum tahu (apakah ditembak polisi, kan masih dalam pemeriksaan," kata Tito di Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (27/1 0/2016).

Tito memastikan jika pelaku penembakan adalah aparat kepolisian, maka akan ditindak tegas sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan.

[Baca juga : Bermula dari Warung Nasi, Ini Kronologi Kerusuhan di Manokwari}

"Ini akan di selesaikan dengan baik-baik. Tentunya, termasuk proses penembakan tersebut oleh siapa, sesuai prosedur atau tidak. Kalau ada pelanggaran hukum kita akan proses, kalau ada penegakan disiplin kita akan tegakan, kalau dia melakukan pembelaan diri kan lain lagi," katanya.

Pasca kerusuhan tersebut, Tito memastikan kondisi sudah terkendali. Kapolda Papua Barat Brigjen Royke Lumowa sudah menyelesaikan kasus ini bersama Danrem, Dandim dan TNI Angkatan Laut setempat. "Prinsip situasi sudah terkendali, saya yakin ini akan bisa dikendalikan," katanya.

Sebelumnya kerusuhan ini terjadi kala seorang warga bernama Vijay Paus Paus di Kompleks Jalan Serayu Sanggeng Manokwari ditikam oleh orang tidak dikenal. Hal ini memicu amarah masyarakat yang tidak terima dengan kejadian tersebut. Alhasil masyarakat emosi dan memblokade sejumlah jalan protokol di kawasan Jalan Yos Sudarso serta Jalan Trikora.

Warga membakar lima sepeda motor patroli serta merusak pos polisi yang masih dalam proses pembangunan di depan Pasar Sanggeng, Manokwari.

Akibat kerusuhan tersebut enam orang menjadi korban di antaranya dua warga terkena luka tembak, Komandan Rayon Milter (Danramil) di jajaran Kodim 1703/Manokwari Mayor TNI Suhargono menjadi korban penganiayaan dan satu orang meninggal bernama Onisimus Rumayon. (sym)

(fds)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini