Waspada, Jumlah Anak-Anak Korban Pornografi Semakin Meningkat

Ferio Pristiawan Ekananda, Okezone · Minggu 02 Oktober 2016 10:33 WIB
https: img.okezone.com content 2016 10 02 337 1504043 waspada-jumlah-anak-anak-korban-pornografi-semakin-meningkat-oSqQEJSeYc.jpg

JAKARTA – Korban kejahatan anak di Indonesia akibat bahaya internet semakin meningkat. Berdasarkan data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), sejak 2011 hingga 2014, jumlah anak-anak terpapar pornografi dan kejahatan online mencapai 1022.

"Angkanya menembus 1022 anak. Angka ini bisa lebih banyak dan meningkat hingga tahun 2016 ini," jels Deputi Bidang Perlindungan Anak Kementrian Pempberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Pribudiarta Nur Sitepu di Kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Minggu (2/10/2016).

Budiarta menambahkan, sekira 28 persen anak-anak yang menjadi korban pornografi online. Sementara pornografi anak online mencapai 21 persen, dan 20 persen kasus prostitusi anak online. Selain itu, 15 persen menjadi objek VCD porno, dan 11 persen anak korban kekerasan seksual.

Tak hanya itu, merujuk hasil survei yang dilakukan Kementrian PPPA dengan Katapedia, paparan pornografi mencapai 63.066 melalui Google, diikuti Instagram, media online dan berbagai situs lainnya.

"Ini belum dampak buku bacaan seperti komik, buku cerita yang ada unsur pornografinya lho ya," sambung Budiarta.

Oleh karena itu, Budiarta menyebut Kementrian PPPA berharap banyak kepada Bareskrim Mabes Polri untuk bertindak tegas terhadap kasus kejahatan anak berbasis online. Penindakan tersebut dimulai dari pengecekan konten, situs-situs, maupun pelaku predator anak-anak.

"Negara harus hadir memberi perlindungan kepada anak-anak Indonesia," tegasnya. (sym)

(fds)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini