Jamaah Haji yang Meninggal Dunia Dapat Santunan Rp7 Juta

Mohammad Saifulloh, Okezone · Senin 19 September 2016 08:43 WIB
https: img.okezone.com content 2016 09 19 337 1492582 jamaah-haji-meninggal-dapat-santunan-rp7-juta-v3mvZO6QYj.jpg Pihak Hotel Dar Hady memberikan santunan kepada jamaah meninggal yang menginap di sana. (Foto: Mohamad Saifulloh/Okezone)

MAKKAH – Sebanyak tiga jamaah haji Indonesia yang meninggal dunia di Hotel Dar Hady, Makkah, mendapat uang duka atau santunan sebesar 2.000 riyal atau setara Rp7 juta. Uang santunan ini diberikan oleh pihak hotel dan telah diserahkan kepada para ahli waris.

“Total ada tiga (yang meninggal), yang memberikan dari pihak hotel. Kami tidak minta. Dia yang inisiatif memberikan santunan,” ujar Kasektor 4 Pemondokan Haji Indonesia, Yoesni Teuku Syahbuddin, Senin (19/9/2016).

Di hotel yang terletak di Sektor 4 Pemondokan Haji Indonesia tersebut tinggal sebanyak 2.200 jamaah dari enam kloter. Yoesni menuturkan, tidak semua hotel memberikan santunan kepada jamaah haji yang meninggal dunia, tetapi tergantung manajemennya.

Sementara Korwil Sektor 4 Pemondokan Haji Indonesia, Isa Ansori, menuturkan bahwa awalnya pihak manajemen hotel meminta data jamaah haji yang meninggal dunia. Kemudian, mereka menanyakan ahli warisnya dan memberikan santunan.

“Jadi ini semacam surprise berupa uang duka dari hotel kepada keluarga jamaah haji yang meninggal. Yang menyerahkan langsung pihak hotel kepada keluarga. Kalau suaminya yang meninggal, diserahkan ke istrinya. Kebetulan tiga orang ini yang meninggal suaminya dan istrinya ada semua. Jadi diserahkan ke istrinya dan ketua kloter mengetahui,” tuturnya.

Isa menambahkan, kebijakan Hotel Dar Hady berlaku sampai seluruh jamaah haji pulang ke Tanah Air. “Kalau ada jamaah meninggal, dia minta datanya untuk laporan ke bendahara dan penangung jawab hotel lalu langsung dikasih sebesar 2.000 riyal,” ujarnya.

Hingga kini tercatat 188 jamaah haji Indonesia meninggal dunia di Tanah Suci. Rinciannya 2 orang wafat di wilayah kerja airport, 31 orang di Madinah, 125 orang di Makkah, 9 orang di Arafah, 1 orang di Muzdalifah, dan 20 orang di Mina.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini