Share

Tersangka Suap Minta Surya Paloh Hadir di KPK

Feri Agus Setyawan, Okezone · Jum'at 09 September 2016 15:45 WIB
https: img.okezone.com content 2016 09 09 337 1485686 tersangka-suap-minta-surya-paloh-hadir-di-kpk-4ZhEJido0d.jpg Ilustrasi. (dok.Okezone)

JAKARTA - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan mantan Anggota DPR Panda Nababan dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka diminta hadir atas permintaan tersangka Anggota DPRD Sumatera Utara, Budiman Pardamean Nadapdap.

"Jadi penyidik kami memfasilitasi untuk permintaan dari tersangka," ujar Plh Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (9/9/2016).

Namun, Yuyuk tak tahu secara pasti alasan Budiman meminta Surya Paloh dan Panda untuk memberikan keterangan dalam kasus suap eks Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho ini.

Budiman merupakan wakil rakyat dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Surya Paloh pimpinan NasDem. Sementara Panda sendiri merupakan dedengkot partai berlambang banteng moncong putih.

"Karena ini permintaan dari tersangka untuk mendukung keterangan-keterangan dari tersangka," ujar Yuyuk.

Sampai siang ini, Surya Paloh dan Panda belum juga menampakkan diri di KPK. Yuyuk pun mengaku belum mendapat konfirmasi terkait kehadiran yang bersangkutab. "Sampai siang ini saya belum mendapat informasi kehadirian untuk kedua saksi ini," tutup Yuyuk.

Untuk diketahui, kasus suap ini terkait dengan persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Tahun 2012-2014, persetujuan perubahan APBD Sumut Tahun 2013 dan 2014, pengesahan APBD Sumut Tahun 2014 dan 2015, serta penolakan penggunaan hak interpelasi DPRD Provinsi Sumut tahun 2015.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan enam tersangka dalam dugaan suap ini. Mereka, yakni Gubernur Sumut nonaktif, Gatot Pujo Nugroho, Ketua DPRD Sumut Ajib Shah, mantan Ketua DPRD Sumut Saleh Bangun, mantan Wakil Ketua DPRD Sumut Chaidir Ritonga, Kamaludin Harahap dan Sigit Pramono Asri.

Lima tersangka dari legislator Sumut itu sendiri telah divonis masing-masing empat tahun penjara. Mereka dinilai bersalah telah menerima suap dari Gatot Pujo hingga miliaran rupiah.

Kemudian, pada 16 Juni 2016 penyidik lembaga antirasuah menetapkan tujuh tersangka baru dari Anggota DPRD periode 2009-2014 dan 2014-2019.

Mereka adalah Muhammad Afan dan Budiman Nadapdap dari Fraksi PDI-P, Guntur Manurung dari Fraksi Demokrat, Zulkifli Effendi Siregar dari Fraksi Hanura, Bustami dari Fraksi PPP, Parluhutan Siregar serta Zulkifli Husein dari Fraksi PAN.

[Baca Juga: Usut Suap Eks Gubernur Sumut, KPK Periksa Surya Paloh]

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini