Komnas HAM Ungkap Fakta Peristiwa Bentrok TNI dengan Warga Medan

Badriyanto, Okezone · Senin 29 Agustus 2016 16:47 WIB
https: img.okezone.com content 2016 08 29 337 1475877 komnas-ham-ungkap-fakta-peristiwa-bentrok-tni-dengan-warga-medan-Oe42smd6Zs.jpg ilustrasi

JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menggelar jumpa pers untuk mengungkap hasil penyelidikan peristiwa bentrok antara TNI AU dan warga Desa Sarirejo, Medan, Sumatera Utara pada 15 Agustus 2016. Peristiwa tersebut menyebabkan 20 orang mengalami luka-luka, termasuk dua orang jurnalis.

Ketua Tim Pemantauan dan Penyidikan Peristiwa Bentrok TNI AU dan Warga Desa Sarirejo Komnas HAM, Natalius Pigai mengaku telah menemukan sejumlah fakta mendasar yang melatarbelakangi terjadinya peristiwa tersebut. Salah satunya, aksi tersebut dipicu tindakan sepihak TNI AU yang memasang patok terhadap tanah yang masih berstatus sengketa.

"Aksi spontanitas warga karena dipicu dari tindakan sepihak TNI AU, Lanud Kolonel Soewondo yang memasang patok di daerah yang masih berstatus sengketa," ungkap Natalius di kantornya, Jakarta, Senin (29/8/2016).

Sementara fakta lainnya, ada serangan secara sporadis dari TNI AU, yang bergabung secara tiba-tiba untuk menghalang warga yang sedang melakukan protes.

"Adanya serangan secara sporadis yang dilakukan oleh anggota TNI AU baik PM, Paskhas TNI AU, serta Pasukan Artileri Medan (Armed)," tambah Natalius.

Tidak hanya itu, Komnas HAM juga menemukan sejumlah fakta lain, seperti tindak kekerasan yang dilakukan TNI AU terhadap anak di bawah umur hingga mengalami traumatis, serta kepada dua orang jurnalis dengan merampas kamera dan ID pers.

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini