nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Soal Lubang Bekas Tambang, jika Langgar Aturan Perusahaan Harus Ditutup

Putera Negara, Jurnalis · Kamis 04 Agustus 2016 18:29 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 08 04 337 1455280 soal-lubang-bekas-tambang-jika-langgar-aturan-perusahaan-harus-ditutup-wHKRIF7ums.jpg Ilustrasi Okezone

JAKARTA – Hasil pertemuan KPAI dengan Kemenko Polhukam menghasilkan kesepakatan untuk membentuk tim khusus. Tim tersebut untuk mengawal proses hukum dan memantau lokasi bekas pertambangan batu bara di Kalimantan Timur agar korban jiwa tidak bertambah.

Menurut Komisioner KPAI, Maria Ulfah Anshor, bila memang dari hasil penyelidikan tim di lapangan menemukan bukti bahwa perusahaan tambang melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 78 tahun 2010 tentang Reklamasi dan Pascatambang, maka perusahaan tersebut harus segera diberhentikan.

"Ada batasan minimal 30 hari pelaksanaan penambangan bekas kerjanya itu harus direklamasi. Nah, jikalau mereka melanggar maka harus ditutup," kata Maria di Kemenko Polhukam, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (4/8/2016).

Pada kesempatan yang sama, Plt Deputi V Bidang Kamtibmas Kemenko Polhukam Carlo Tewu mengatakan bahwa pihaknya akan menjadi fasilitator dalam persoalan lubang bekas tambang yang ada di Kalimantan Timur ini. Pihaknya akan membantu peninjauan ke lapangan untuk melihat dan mendapatkan seluruh informasi dan data secara mendetail.

"Kita harus klarifikasi data agar bekerja sama dan akan tinjau di lapangan supaya detail dan konkret dan ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan masing-masing," ujar Carlo.

Dalam rapat koordinasi hari ini dihadiri KPAI, Deputi V Kemenko Polhukam, kementerian terkait yakni ESDM dan Lingkungan Hidup, Mabes Polri, Kejaksaan, Polda Kaltim, dan Pemprov Kaltim.

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini