nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peti Jenazah yang Tersisa dari Eksekusi Mati di Nusakambangan

Abu Sahma Pane, Jurnalis · Jum'at 29 Juli 2016 08:32 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 07 29 337 1449724 peti-jenazah-yang-tersisa-dari-eksekusi-mati-di-nusakambangan-um1nIhBlqG.jpg Ilustrasi: (Foto: Antara)

JAKARTA – Petugas sebenarnya dikabarkan menyediakan 14 peti jenazah untuk terpidana mati kasus gembong narkoba di Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Namun ternyata itu semua tidak terpakai.

Sebab dari 14 terpidana, hanya empat gembong narkoba yang dieksekusi mati sekira pukul 00.45 WIB, Jumat (29/7/2016). Dengan demikian ada 10 peti mati yang tak bertuan di Nusakambangan.

Lebih lanjut, empat terpidana mati yang sudah dieksekusi adalah Gajetan Acena Seck Osmane warga negara Afrika Selatan, Mikae Titus Igweh dan Humprey Ejike warga negara Nigeria, dan satu orang Indonesia, yakni Freddy Budiman.

Sedangkan 10 gembong yang belum dieksekusi yakni Oazias Sibanda, terpidana mati warga negara asal Zimbabwe. Obina Nwajagu, terpidana mati warga negara asal Nigeria. Fredderik Luttar, terpidana mati warga negara asal Zimbabwe.

Kemudian Agus Hadi, terpidana mati warga negara asal Indonesia. Pujo Lestari, terpidana mati warga negara Indonesia. Zulfiqar Ali, terpidana mati warga negara Pakistan. Gurdip Singh, terpidana mati warga megara asal India.

Merri Utami, terpidana mati warga negara asal Indonesia. Okonkwo Nonso Kingsley, terpidana mati warga negara asal Nigeria. Terakhir Eugene Ape, terpidana mati warga negara asal Nigeria.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini