Ahok Dianggap Permalukan Jokowi

Qur'anul Hidayat, Okezone · Rabu 22 Juni 2016 20:19 WIB
https: img.okezone.com content 2016 06 22 337 1422647 ahok-dianggap-permalukan-jokowi-4gUjJS4AEW.jpg Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (Foto: Antara)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama rupanya pernah membuat pernyataan kontroversial terkait Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, Jokowi tak akan jadi orang nomor satu di Indonesia jika tak mengandalkan pengembang.

Wakil Ketua DPR RI, Desmond J Mahesa lantas mempertanyakan dasar Ahok melontarkan pernyataan tersebut. Apalagi menurutnya, Ahok belakangan ini sering membuat pernyataan yang harus dikaji lagi.

"Ya apapun semuanya ini membuat kita jadi berpikir banyak. Apa betul statement Ahok bahwa Jokowi didukung pengembang. Kalau itu yang terjadi, ada laporannya enggak?," tanya Desmond di kediaman Komjen Pol Tito Karnavian, Rabu (22/6/2016).

(Baca Juga: Kata Ahok, Jokowi Tak Bisa Jadi Presiden Tanpa Pengembang)

Desmond kemudian menantang Jokowi, untuk menanyakan maksud ucapan Ahok tersebut. Pasalnya, pernyataan itu sama saja mempermalukan seorang kepala negara.

"Presidennya berani enggak? Ini sama saja Ahok mempermalukan Presiden. Sama saja Ahok memfitnah Presiden. Ini sama saja bahwa proses pilpres cacat," sebutnya.

Diketahui, video tersebut diunggah oleh Pemprov DKI pada 26 Mei 2015, menampilkan rapat antara Ahok dengan Jakarta Properino tentang alat keruk lumpur waduk pluit. Video tersebut berdurasi 51.02 menit.

Di tengah penjelasan dari pihak Jakarta Propertindo itu, Ahok kemudian nyeletuk bahwa Jokowi tak bisa jadi Presiden jika hanya mengandalkan dana dari APBD. Tapi selama ini semua yang ada menurutnya jasa dari pengembang.

"Presiden Jokowi enggak bisa jadi Presiden kalau hanya dari APBD, selama ini kalau lihat selama ini semua yang terbangun, rumah susun, jalan inspeksi, waduk semua, itu semua full pengembang, kita cuma pinter beli UPS, sewa mobil, bayar swasta, kayak begitu ngabisin duit," kata Ahok seperti dikutip Okezone dari video tersebut.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini