Tangkap Buronan Century, Kerjasama Antar-Instasi Diperlukan

Dara Purnama, Okezone · Rabu 27 April 2016 18:57 WIB
https: img.okezone.com content 2016 04 27 337 1374355 tangkap-buronan-century-kerjasama-antar-instasi-diperlukan-YP2LmmGMzy.jpg Kadiv Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar (foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Boy Rafli Amar mengatakan, kewenangan penangkapan dua buronan terpidana kasus Bank Century yakni Anton Tantular dan Hendro Wiyanto ada di kejaksaan.

"Prinsipnya kalau mereka terpidana yang sudah dihukum di Pengadilan Negeri (PN), eksekutornya adalah kejaksaan," kata Boy di Gedung Divisi Humas Mabes Polri, Rabu (27/4/2016).

Seperti yang diketahui, dua buronan ini sama-sama mendapatkan vonis 14 tahun penjara. Kendati kewenangan ada di kejaksaan, terkait pemulangan dua buronan yang berada di luar negeri tentunya harus bekerjasama dengan banyak pihak.

"Masalahnya untuk memulangkan dari luar negeri kan butuh kerjasama, sinergi. Bisa kejaksaan sendiri, kalau memang ada akses untuk melakukan upaya pengembalian. Tapi kenapa selama ini kepolisian yang selalu di depan karena kepolisian memakai jalur interpol," jelas mantan Kapolda Banten tersebut.

"Interpol kita ada di Mabes Polri. Nasional Central biro kita sejak 1954 di bawah Polri kerjasama dengan 190 negara. Itu yang bisa dimanfaatkan KPK, BNN Kejaksaan bisa memanfaatkan itu," sambung dia. Terkait pemulangan koruptor tentu saja atas kerjasama dengan banyak pihak.

"Iya kan enggak bisa sendiri-sendiri kita juga polisi kerjasama dengan pemegang otoritas disana. Kita enggak bisa nangkap di sana, bukan kita gagah-gagahan nangkap orang di tempatnya sendiri atau orang lain kita koordinasi dengan central authority disana," tukas dia.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini