Share

Pupuk Semangat Pluralisme Generasi Muda

Fahmi Firdaus , Okezone · Jum'at 15 April 2016 09:13 WIB
https: img.okezone.com content 2016 04 15 337 1363531 pupuk-semangat-pluralisme-generasi-muda-WhLWtIIZ9N.jpg Foto: webpages.scu.edu

JAKARTA- Lembaga Youth Movement Institute (YMI) mengimbau masyarakat Indonesia yang beragam suku, bangsa, dan agama dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika dan dasar negara Pancasila untuk menjaga prinsip pluralisme sebagai warisan budaya.

Demikian disampaikan Presidium YMI, Christye Pusung Warouw, saat menghadiri diskusi bertajuk "Memupuk Semangat Pluralisme Generasi Muda untuk Masa Depan Demokrasi di Indonesia" di kawasan Jakarta Timur.

"Pemuda dan mahasiswa agar saling menghormati dan menghargai perbedaan. Multikulturalisme merupakan sebuah warisan budaya yang perlu dijaga untuk masa depan demokrasi Indonesia,"ujar Christye dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (15/4/2016).

Menurut dia, sikap menerima perbedaan harus bisa diwujudkan bukan hanya sebagai realitas objektif tetapi juga sebagai potensi dinamika yang memberikan kemungkinan dan harapan

"Sebuah pluralisme yang menyemangati sistem pergaulan sosial yang memungkinkan setiap unsur kultural masyarakat saling berinteraksi secara alamiah dalam proses yang saling memperkaya, dan diharapkan,"terangnya.

Di tempat yang sama Ketua Umum Forum Betawi Rempug (FBR) KH Luthfi Hakim menilai pluralisme masih lebih efektif dengan Bhineka Tunggal Ika untuk pemuda.

"Hidupkan kembali nilai-nilai luhur bangsa dan mempertahankannya. Mari gali kembali kearifan lokal,"tandasnya.

Sejumlah tokoh hadir dalam diskusi itu, diantaranya, anggota DPR RI Ahmad Sahroni, anggota DPR RI Arteria Dahlan, Ketua Umum Forum Betawi Rempug (FBR) KH Luthfi Hakim, dan perwakilan Front Pembela Islam (FPI) Ali Alatas.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini